Logo JawaPos
Author avatar - Image
30 Oktober 2025, 05.06 WIB

Prabowo Subianto: Rehabilitasi Pengguna Narkoba Jadi Prioritas Utama

Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam acara pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri pada Rabu (29/10). (Polri) - Image

Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam acara pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri pada Rabu (29/10). (Polri)

JawaPos.com - Di samping penindakan kasus narkoba, rehabilitasi pengguna barang haram tersebut juga menjadi atensi dari Presiden Prabowo Subianto. Untuk memaksimalkan pemulihan dan penyembuhan para korban peredaran narkoba, Prabowo berniat membangun pusat rehab baru yang belum tersedia di beberapa daerah. 

Menurut Prabowo, saat ini Polri bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) dan instansi terkait lainnya sudah bekerja keras untuk menindak tegas pelaku kejahatan narkoba.

Presiden menyebut, narkoba adalah salah satu kejahatan yang berbahaya dan tidak boleh dibiarkan. Untuk itu, upaya pencegahan dan rehabilitas korban peredaran gelap narkoba juga harus kencang. 

”Perlu semua pihak bekerja keras. Orang tua, guru sekolah, lingkungan, ketua RT, kepala desa, semuanya harus bekerja. Tidak boleh kita izinkan narkoba didistribusikan. Begitu ada indikasi, ada yang mau jual, ada yang tahu, lapor segera,” pintanya kepada awak media di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan (Jaksel) pada Rabu (29/10). 

Prabowo mengingatkan agar para orang tua waspada. Jangan sampai anak-anak muda Indonesia yang akan menjadi generasi penerus dan tulang punggung bangsa Indonesia di masa depan rusak oleh narkoba.

Untuk itu, dia menekankan agar upaya pencegahan dimaksimalkan. Kemudian tempat rehabilitas pengguna narkoba ditambah. 

”Nanti kita akan, saya kira perlu tambahan pusat-pusat rehabilitasi, ada beberapa kabupaten yang belum punya kita harus segera nanti lengkapi,” ujarnya. 

Presiden Prabowo juga mengungjkapkan bahwa penambahan pusat rehabilitasi bagi pengguna narkoba adalah salah satu PR yang harus dikerjakan.

Apalagi di tengah penindakan tegas terhadap para pengedar, bandar, dan sindikat narkoba, Polri melakukan langkah-langkah lain. Yakni mendorong agar pengguna narkoba bisa direhabilitasi agar mereka bebas dari barang haram tersebut.

”Kita masih ada upaya rehabilitasi dan sebagainya, tapi ini menjadi PR bagi kita. Sekarang rehabilitasi kita harus lebih teliti, lebih efektif. Tapi, saya terima kasih semua lembaga yang sudah menjalankan upaya rehabilitasi. Ini tidak mungkin kalau tidak bersama-sama kita lakukan melalui semua lembaga pendidikan, termasuk pendidikan keagamaan, pendidikan SD; SMP; SMA ;perguruan tinggi, harus terus kita lancarkan bersama,” bebernya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore