
Menteri Lingkungan Hidup (Men-LH) Hanif Faisol Nurofiq berbincang dengan warga yang direlokasi imbas radiasi Cesium-137 di Cikande (2/11). (Humas Kemen-LH)
JawaPos.com - Warga Cikande, Serang, Banten yang direlokasi akibat radiasi Cesium 137 harus bersabar. Mereka belum bisa kembali ke rumah dalam waktu dekat. Apalagi saat ini tim di lapangan giliran menyisir rumah waktu untuk proses dekontaminasi.
Secara khusus Menteri Lingkungan Hidup (Men-LH) Hanif Faisol Nurofiq menemui warga yang direlokasi. Dia mengatakan pemerintah terus berupaya mempercepat proses dekontaminasi. Bahkan pemerintah sudah membentuk satuan tugas (satgas) yang khusus di bidang dekontaminasi.
Hanif mengatakan demi keselamatan, Pemerintah Kabupaten Serang telah merelokasi 27 keluarga dari zona paparan. Mereka direlokasi di dua lokasi di Desa Sukatani, sambil memastikan layanan dasar tetap terpenuhi.
“Tim kami akan memeriksa rumah masing-masing untuk memastikan proses dekontaminasi selesai," katanya (2/11).
Hanif menuturkan tidak menutup kemungkinan ada barang-barang pribadi seperti kasur atau pakaian yang perlu diambil atau diselamatkan. Warga diminta berkoordinasi dan nantinya akan ditangani oleh Pemda setempat.
Di lapangan, sebanyak 7 dari 12 titik terpapar di luar kawasan Industri Modern Cikande sedang menjalani proses dekontaminasi. Kemudian 5 di antaranya akan disegel teknis melalui pengecoran atau penyemenan sesuai arahan Bapeten.
Langkah pengecoran dilakukan karena masih terdapat sisa material meski dosisnya sudah berada di bawah 2,5 mikrosievert.
“Untuk area yang tidak bisa diambil karena terlalu dalam, akan disementing (disemen atau dicor) sesuai rekomendasi Bapeten," jelas Hanif.
Kemudian untuk area dengan volume material sekitar 10 ribu meter kubik, dipasang pagar seng sebagai pengaman sementara. Supaya mobilitas warga tetap terkendali selama proses pemulihan.
Hanif memastikan seluruh langkah Satgas mematuhi standar keselamatan radiasi dan protokol lintas-instansi. Satgas mengimbau warga tetap tenang, mematuhi arahan petugas di posko, serta berkoordinasi untuk kebutuhan akses barang pribadi selama masa relokasi. Fasilitasi dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Serang.
“Kami berharap tahapan dekontaminasi dan pemulihan di kampung ini selesai dalam kira-kira 2 sampai 3 minggu dari sekarang, insyaallah," kata Hanif.
Dia memohon warga yang direlokasi tetap bersabar dan terus berkoordinasi dengan petugas. Perkembangan penanganan radiasi disampaikan berkala agar Masyarakat memperoleh informasi yang akurat tentang progres dekontaminasi. Termasuk informasi penurunan dosis radiasi dan tindak lanjut pascadekontaminasi di permukiman.
Hanif menjelaskan Satgas yang khusus menangani dekontaminasi itu beroperasi secara terpadu. Di bawah komando Kemen-LH dengan keterlibatan Bapeten, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), KBRN Gegana Polri, Nubika TNI AD, serta Pemerintah Kabupaten Serang.
Fungsi Satgas meliputi penetapan dan pengamanan zona, dekontaminasi teknis, dukungan relokasi dan logistik warga, serta komunikasi risiko kepada masyarakat. Kemudian melakukan pemantauan dosis radiasi harian. Tujuannya untuk memastikan seluruh aktivitas berjalan aman, cepat, dan transparan.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
