Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 November 2025, 21.22 WIB

Kemenag Kucurkan Bantuan Rp 610 Juta untuk Rehabilitasi Asrama Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Bangunan empat lantai yang ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (29/9). (Angger Bondan/Jawa Pos) - Image

Bangunan empat lantai yang ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (29/9). (Angger Bondan/Jawa Pos)

JawaPos.com - Kementerian Agama (Kemenag) telah menyalurkan bantuan dana sebesar Rp 610 juta kepada Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur. Bantuan tersebut diberikan untuk rehabilitasi asrama yang mengalami kerusakan.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dalam rapat kerja bersama Tim Pengawas (Timwas) Penanganan Bencana DPR RI, Rabu (5/11).

Bantuan itu bertujuan untuk membantu para santri yang kehilangan tempat tinggal sementara setelah bangunan asrama runtuh.

“Selain memberikan bantuan stabilitas emosional, kami juga menyalurkan dana Rp 610 juta untuk rehabilitasi asrama, agar anak-anak kita memiliki tempat berteduh setelah bangunannya runtuh,” kata Nasaruddin.

Selain bantuan ke Ponpes Al Khoziny, Kemenag juga menyalurkan Rp 150 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak robohnya gedung majelis taklim di Bogor.

Dana tersebut digunakan untuk pemulihan emosional warga dan pembangunan musala sementara di lokasi kejadian.

“Kami memberikan bantuan Rp 150 juta untuk membantu stabilitas emosional warga terdampak dan memperbaiki musala sementara di sekitar situ,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nasaruddin menyatakan bahwa Kemenag juga menyalurkan bantuan Rp 300 juta untuk pemulihan sejumlah pura yang terdampak banjir, serta Rp 105 juta untuk pemulihan madrasah yang mengalami kerusakan.

Selain itu, ada anggaran Rp 265 juta yang dialokasikan bagi korban banjir di Bali, terutama untuk evakuasi warga dan perbaikan tempat ibadah.

“Kementerian Agama melalui Kanwil Kemenag Provinsi Bali bergerak cepat berkoordinasi dengan pemda, mengerahkan penyuluh agama dan relawan ormas keagamaan untuk membantu evakuasi warga, mengamankan aset rumah ibadah, serta mendistribusikan bantuan logistik dan layanan dapur umum,” pungkasnya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore