
Kapolri menerima Sekjen ITUC dan menegaskan komitmen kolaborasi Polri untuk memperkuat perlindungan serta meningkatkan kesejahteraan buruh. (Mabes Polri)
JawaPos.com - Pasca aksi demo dan kerusuhan akhir Agustus lalu, Polri menjadi sasaran kritik. Terlebih, salah satu pemicu kerusuhan adalah insiden yang menimpa driver ojek online (ojol) Affan Kurniawan.
Namun, pelan-pelan kepercayaan publik terhadap Polri kembali naik. Hasil riset Litbang Kompas yang berlangsung 9-16 Oktober 2025 mencatat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 76,2 persen.
Angka itu merupakan akumulasi masyarakat yang percaya dan sangat percaya terhadap Polri. Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menyampaikan terima kasih atas kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Dia menekankan bahwa Korps Bhayangkara adalah lembaga negara yang tidak pernah antikritik. Hal itu sesuai komitmen yang selalu dibawa oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
”Polri merupakan institusi yang tidak antikritik. Polri selalu mendengar apa yang menjadi inspirasi ataupun masukan dari masyarakat. Dan saat ini Polri lagi berbenah untuk bisa menjadi lebih baik lagi seperti yang disampaikan oleh Gerakan Nurani Bangsa maupun Tim Percepatan Reformasi Polri,” kata Sandi pada Kamis (13/11).
Jenderal bintang dua Bhayangkara tersebut memastikan bahwa Polri akan selalu aktif mendengarkan masukan dari masyarakat.
Tujuannya agar Polri lebih dekat dengan masyarakat, menjadi sahabat masyarakat, dan semakin baik sebagai pelayan masyarakat. Dia tidak pun memastikan reformasi Polri yang selama ini disuarakan sedang dan terus berjalan.
”Alhamdulillah kalau dengan adanya pernyataan masyarakat tersebut, sejalan dengan apa yang diinginkan oleh Polri. Polri sangat berterima kasih atas semua masukan dan saran dari masyarakat untuk Polri lebih baik lagi ke depan. Karena itu, Polri saat ini juga sedang bekerja sama dengan tim reformasi,” jelasnya.
Menurut Sandi, semua masukan yang disampaikan oleh masyarakat adalah bentuk perhatian kepada Polri.
Dia sangat berterima kasih karena selama ini masyarakat terus memberikan perhatian dan membantu Polri untuk menjadi lembaga negara yang semakin baik.
”Seluruh masyarakat yang selama ini juga banyak membantu Polri untuk bisa berbenah dan menjadi lebih baik dan menjadi polisi yang lebih dipercayai masyarakat. Apapun masukan itu menjadi gambaran bahwa polisi masih diperhatikan oleh masyarakat dan rakyat masih perhatian dengan polisi,” imbuhnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
