
Dirjen AHU Kemenkum Widodo dalam acara Inagurasi Angkatan Pertama Pendidikan Dasar Profesi Kurator dan Pengurus organisasi kurator PKPI di Graha Pengayoman pada Selasa (25/11). (PKPI)
JawaPos.com-Organisasi profesi kurator Perserikatan Kurator dan Pengurus Indonesia (PKPI) melaksanakan Inagurasi Angkatan Pertama Pendidikan Dasar Profesi Kurator dan Pengurus. Acara dilaksanakan di Graha Pengayoman, Kementerian Hukum (Kemenkum) pada Selasa (25/11).
Dalam agenda tersebut, Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) Kemenkum Widodo mendorong agar PKPI menjadi mitra strategis pemerintah. Widodo berharap inagurasi angkatan pertama tersebut bisa memberikan pemahaman yang baik terkait hukum kepailitan dan kegiatan berusaha di Indonesia kepada para kurator muda.
Dia ingin para kurator itu memahami Undang-Undang (UU) Kepailitan secara utuh. Sehingga mereka dapat diandalkan dalam urusan hukum kepailitan dan kegiatan berusaha.
”Kami berharap hadirnya inagurasi pendidikan dasar ini yang dilaksanakan PKPI bisa membantu para kurator muda untuk bisa memahami UU Kepailitan. Selain itu, PKPI juga bisa menjadi mitra strategis pemerintah (Kemenkum) dalam meningkatkan etika dan disiplin para kurator,” ungkap Widodovdalam keterangan resmi kepada awak media.
Sebagai salah satu organisasi profesi kurator, Widodo berharap PKPI memiliki peranan kunci dalam menyampaikan masukan terkait kurator dan kegiatan berusaha di Indonesia. Sehingga iklim berusaha di Indonesia kedepan berjalan dengan semakin baik. Tujuan akhirnya tentu saja demi meningkatkan perekonomian Indonesia.
”Saya berpesan kepada pengurus dan anggota PKPI untuk menjalankan prinsip organisasi yang baik serta mampu menjadi pembinaan profesionalitas yang kuat. Tak hanya itu, PKPI juga harus bisa mendorong kompetensi dan meningkatkan kualitas kurator serta membina hubungan baik dengan organisasi kurator lainnya,” kata Widodo.
Dalam keterangan yang sama Ketua Umum PKPI Albert Riyadi Suwono menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya inagurasi pertama tersebut. Dia pun menegaskan bahwa perjalanan PKPI sejak berdiri pada 2014 hingga diakui sebagai anggota Komite Bersama bukan proses yang mudah. Sehingga agenda itu menjadi tonggak sejarah bagi PKPI.
”Walaupun PKPI masih sangat muda, keberadaan kami dapat berdiri dan berkembang karena adanya dukungan dari banyak pihak,” imbuh Albert Riyadi Suwono.
Secara khusus, Albert menyampaikan apresiasi kepada menteri hukum dan seluruh jajaran Kemenkum atas dukungan dan ruang yang diberikan kepada organisasi yang dia pimpin.
Menurut dia, berkat dukungan tersebut PKPI dapat hadir sebagai organisasi profesi yang kredibel dan berorientasi pada peningkatan profesionalisme kurator dan pengurus di Indonesia.
”Karena gagasannya lahir dari para purnabakti BHP (Balai Harta Peninggalan) dan tumbuh melalui dukungan penuh Kemenkum, tidak berlebihan jika kami menyebut bahwa PKPI adalah anak kandung Kementerian Hukum Republik Indonesia. Kami ingin PKPI menjadi organisasi yang berwibawa, profesional, dan bermanfaat bagi bangsa, sekaligus mendukung kebijakan pemerintah melalui Kementerian Hukum,” imbuh Albert Riyadi Suwono.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
