Logo JawaPos
Author avatar - Image
28 November 2025, 20.47 WIB

Freeport Gandeng Dinkes Latih Kader Atasi Stunting

DUKUNG TUMBUH KEMBANG: Kader posyandu di sembilan desa Kecamatan Manyar dan Bungah mengikuti pelatihan membaca buku KIA dengan tim Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik. (Istimewa).

 
JawaPos.com - PT Freeport Indonesia untuk mendukung pemerintah dalam menekan kasus stunting di Kecamatan Manyar dan Bungah, Kabupaten Gresik. Di antaranya, melatih para kader posyandu hingga memberi pemahaman kepada ibu-ibu mengenai kandungan gizi pada setiap makanan yang masuk ke perut sang buah hati.
 
"Kesehatan adalah aspek penting dalam kehidupan kita. Dimulai dari lingkup keluarga, kami ingin memastikan para ibu memahami bagaimana menyiapkan makanan yang sehat dan gizi seimbang untuk balita. Sebab masa balita adalah periode emas yang menentukan tumbuh kembang anak hingga di masa depan," kata Vice President External Affairs Smelter PTFI Erika Silva.
 
Saat ini Manyar dan Bungah menduduki peringkat atas pada kasus strunting dan gizi kurang. Data Dinas Kesehatan Gresik tahun 2025 mencatat ada 375 stunting di Manyar dan 136 anak stunting di Bungah.
 
Pada momen Festival Pangan dan Kesehatan Nasional di Desa Manyar Sidorukun pekan lalu, para kader mendapat materi dari ahli gizi US Sermen Gresik Meysayu Alizia dan Kepala Bidang Kesehatan Masyara kat Dinkes Gresik dr Anik Lutfiyah. 
 
 
Termasuk sejumlah orang tua yang anaknya mengalami masalah tumbuh kembang Erna warga Manyar Sidomukti misalnya. Dia merasa tumbuh kembang kedua. anaknya terganggu. Kondisi itu tidak lan tas membuatnya berkecil hati, Justru mangat muncul untuk meningkatkan asu pan gizi buah hatinya, "PMT dapat. Malah saya beli tambahan protein," ucapnya.
 
Begitu pula Nafila juga warga Manyar Sidomukti. Bedanya saat sang buah hati berusia 1-6 bulan cukup gemuk. Namun setelah itu nafsu makan menurun. "Saya rutin ke posyandu, ingin tahu perkem bangan anak. Tapi tidak naik naik. Apa ada gizi porsi kilat," ujarnya.
 
Ahli gizi RS Semen Gresik Meysayu Alizia memaparkan bahwa orang tua harus krea tif menyajikan makanan gizi lengkap dengan beragam cara. Apalagi ide-ide menu bisa mudah dijumpai di internet. "Tidak perlu porsi banyak yang penting padat gizi Anak juga bisa diberi camilan bergizi, mi salnya daging diolah jadi keripik," ujarnya.
 
Sementara itu, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Gresik dr Anik Lutfiyah mengapresiasi dua orang tua yang memiliki semangat untuk membuat pertumbuhan anak lebih baik. Saat ini Dinkes sedang mendapat dukungan kungan program dari PT Freeport Indo nesia untuk mengeliminasi kasus stunting . "Yang stunting kita sembuhkan, yang berisiko kata cegah," ucapnya.
 
 
Program itu meliputi pelatihan kader dan bidan di sembilan desa di Manyar dan Bu ngalı selagai pilot projert. Kader-kader itu dilatih mengedukasi para orang tua tang makanan padat gizi, memvariasi ma kaman agar anak tidak mudah bosan hingga memantau secara rutin asupan makanan yang diberikan orang tua ke anak.
 
"Banyak kasus ditemukan di Gresik, anak rutin ke posyandu tapi tumbuh kembang tidak naik. Nah kader nanti akan lebih memahami itu kemudian dirujuk ke puskesmas" ucapnya.
 
Namun jika kondisi anak butuh penanga nan lebih lanjut, program dengan PTTI itu juga menggandeng dokter spesialis anak. "Termasuk pelatihannya juga melibatkan spesialis anak," pungkasnya. 
 

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore