Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 Desember 2025, 00.06 WIB

Prabowo Pastikan Sawah Rusak Akibat Bencana Direhabilitasi dan Utang Petani Dihapus

Presiden Prabowo Subianto saat meninjau pembangunan Jembatan Bailey di Teupin Mane, salah satu titik krusial yang menghubungkan akses menuju Bener Meriah dan Takengon, Minggu (7/12). - Image

Presiden Prabowo Subianto saat meninjau pembangunan Jembatan Bailey di Teupin Mane, salah satu titik krusial yang menghubungkan akses menuju Bener Meriah dan Takengon, Minggu (7/12).

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto memastikan seluruh lahan pertanian yang rusak akibat banjir bandang dan tanah longsorakan mendapatkan penanganan serta rehabilitasi dari pemerintah. Hal tersebut disampaikan Prabowo saat meninjau pembangunan Jembatan Bailey di Teupin Mane, salah satu titik krusial yang menghubungkan akses menuju Bener Meriah dan Takengon, Minggu (7/12).

Di hadapan warga, Prabowo menegaskan para petani tidak perlu cemas atas kerusakan yang dialami sawah maupun irigasi. Ia menyampaikan, bencana kali ini termasuk kategori keadaan memaksa (force majeure), sehingga pemerintah akan mengambil kebijakan khusus.

Sawah-sawah yang rusak akan kita rehabilitasi dan sudah dilaporkan ke saya, petani-petani nggak usah khawatir,” ujar Prabowo.

“Kalau sawahnya rusak, kita bantu perbaiki juga. Sementara belum sepenuhnya diperbaiki, pangan akan kita kirimkan, cadangan kita cukup banyak," sambunya.

Selain perbaikan lahan, Prabowo juga memastikan bahwa utang para petani terutama Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang terdampak bencana akan mendapat kebijakan penghapusan atau relaksasi. Hal ini dilakukan karena kerusakan yang terjadi bukan akibat kelalaian, melainkan kondisi force majeure.

“Petani nggak usah khawatir karena ini bukan kelalaian, tapi force majeure,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo mengapresiasi kerja seluruh instansi yang terlibat dalam percepatan pemulihan, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga para pekerja lokal. Menurutnya, semua pihak telah bekerja bahu-membahu membantu masyarakat terdampak.

“Saya lihat kondisi kerja semua instansi baik, bahu-membahu bersama rakyat, bersama pemerintah daerah, polisi, tentara semua bekerja,” tutur Prabowo.

Dalam mempercepat pemulihan infrastruktur pertanian dan akses logistik, Presiden menunjuk Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) sebagai Komandan Satgas Percepatan Perbaikan Jembatan dan Infrastruktur. Ia meyakini, KSAD memiliki kemampuan optimal melalui dukungan pasukan Zeni atau pasukan konstruksi/pembangunan.

“KSAD kerahkan semua ya, saya tunjuk KSAD sebagai satgas percepatan perbaikan jembatan dan pemda. Jadi bisa segera membantu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan kembali bahwa pemerintah akan selalu hadir menghadapi kesulitan rakyat, terlebih pada awal masa jabatan pemimpin daerah dan nasional.

“Ini musibah, tantangan. Kita pemimpin baru satu tahun, tapi kita dipilih untuk mengatasi kesulitan,” pungkasnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore