Logo JawaPos
Author avatar - Image
09 Desember 2025, 02.31 WIB

Identifikasi Bibit Siklon Tropis di Samudera Hindia, BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem di Sumut Mulai 8-15 Desember

Ilustrasi cuaca ekstrem. Dok JawaPos - Image

Ilustrasi cuaca ekstrem. Dok JawaPos

JawaPos.com - Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem di wilayah Sumatera Utara (Sumut) mulai 8-15 Desember 2025. Peringatan itu dikeluarkan setelah BMKG mendeteksi bibit siklon tropis 91S di Samudera Hindia Barat Daya Lampung. 

Berdasar keterangan resmi yang dirilis oleh Balai Besar Meteorologi, Kepala Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan Hendro Nugroho, keberadaan bibit siklon tropis tersebut menyebabkan belokan angin dan konfluensi atau pertemuan massa udara di wilayah Sumut. 

Hendro mengungkapkan, bibit siklon tropis 91S juga didukung oleh aktifnya gelombang atmosfer dan MJO di sekitar pusat sirkulasinya. Selain itu, IOD negatif masih akan berlangsung dengan suhu muka laut berada pada kisaran 29-30 derajat celcius dan kelembaban udara yang tinggi di seluruh lapisan atmosfer. 

”Dengan adanya faktor-faktor itu, wilayah Sumatera Utara diprediksi akan menerima tambahan uap air, sehingga terjadi peningkatan pembentukan awan-awan hujan khususnya di wilayah pantai barat,” terang dia. 

Dengan kondisi itu, BMKG memprediksi akan terjadi hujan dengan intensitas lebat dan sangat lebat di Kabupaten Dairi, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, Kota Gunungsitoli, Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Tapanuli Selatan, Padangsidimpuan, Tapanuli Utara, dan Binjai.

Prediksi itu juga berlaku untuk wilayah Mandailing Natal, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Langkat, Kota Medan, Deli Serdang, Karo, Simalungun, Samosir, Serdang Bedagai, Kota Pematang Siantar, serta Labuhanbatu Selatan. Atas kondisi tersebut, BBMKG Wilayah I Medan pun mengeluarkan imbauan. 

”Masyarakat untuk lebih waspada karena dalam seminggu kedepan, 8-15 Desember 2025, beberapa wilayah di Sumatera Utara diperkirakan akan mengalami peningkatan intensitas hujan. Masyarakat diharapkan dapat mengambil langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap dapat berlangsung aman dan lancar,” pintanya.

Karena perubahan cuaca bersifat dinamis, seluruh masyarakat di Sumut diminta untuk terus memantau perkembangan informasi dari kanal-kanal resmi. Para kepala daerah yang disebutkan juga diminta untuk segera berkoordinasi dengan BPBD, TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya. 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore