
BNPB memperbarui data korban meninggal dunia di Kabupaten Agam, Sumbar. Pada Sabtu (29/11) sebanyak 74 korban meninggal dunia sudah terdata di Kabupaten Agam. (BNPB)
JawaPos.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban meninggal dunia pasca bencana melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Sampai hari ini (13/12), angka korban meninggal dunia di 3 provinsi tersebut sebanyak 1.006 orang. Korban meninggal paling banyak berasal dari Agam, Sumbar.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa tambahan korban meninggal dunia itu berasal dari Aceh, Sumut, dan Sumbar. Rinciannya 4 korban ditemukan di Aceh, 6 korban di Sumut, dan 1 korban di Sumbar. Sehingga jumlah korban meninggal dunia yang ditemukan dalam operasi SAR hari ini sebanyak 11 orang.
”Untuk data korban meninggal per hari ini dari data kami secara umum rekapitulasi 3 provinsi menunjukkan angka 1.006 jiwa korban meninggal dunia. Perubahan ini terjadi di Aceh dari 411 ke 415 jiwa korban meninggal dunia, kemudian Sumatera Utara dari 343 menjadi 349, dan Sumatera Barat dari 241 ke 242,” terang Abdul Muhari.
Keterangan tersebut disampaikan oleh Abdul Muhari dalam konferensi pers yang disampaikan secara dalam jaringan (daring) dari Aceh. Dia mengakui bahwa data di setiap provinsi sudah mulai mengalami perubahan karena verifikasi data sudah berjalan sampai level kecamatan. Verifikasi data dilakukan by name by addres berbasi data kependudukan dan catatan sipil (dukcapil).
”Identifikasi dari jasad korban ada beberapa korban yang merupakan atau sudah meninggal, tetapi dikebumikan di daerah pemakaman yang kemudian terdampak banjir longsor. Itu sudah kami identifikasi dan kami keluarkan dari data korban banjir dan longsor,” terang dia.
Selain korban meninggal dunia, BNPB juga memperbarui data korban hilang. Sampai sore hari ini, tercatat masih ada 217 korban hilang. Para korban masih terus dicari melalui operasi SAR yang dilaksanakan oleh tim gabungan. Sementara data pengungsi mengalami pengurangan cukup signifikan. Dari angka 800 ribuan menjadi 586.666 jiwa.
”Untuk pengungsian berkurang menjadi 586.666 jiwa,” kata Abdul Muhari menjelaskan.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
