Logo JawaPos
Author avatar - Image
16 Desember 2025, 18.36 WIB

Jasa Marga Prediksi 2.9 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta Sepanjang Libur Nataru 2025/2026

Ilustrasi pergerekan kendaraan saat libur Nataru. (Jasa Marga). - Image

Ilustrasi pergerekan kendaraan saat libur Nataru. (Jasa Marga).

JawaPos.com -  Euforia libur Natal dan Tahun Baru 2026 diperkirakan mendorong jutaan masyarakat angkat setir meninggalkan Jakarta. PT Jasa Marga (Persero) memproyeksikan arus kendaraan keluar Ibu Kota selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) menembus 2,9 juta unit. 

Proyeksi tersebut dihitung dari pergerakan kendaraan di empat Gerbang Tol (GT) utama, yakni GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Ciawi, dan GT Cikupa. Mobilitas keluar Jakarta selama periode H-7 hingga H+3 atau 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 tersebut meningkat 0,9 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya. 

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, mengatakan selain arus keluar Jakarta, volume kendaraan yang masuk ke Ibu Kota juga diperkirakan mengalami peningkatan. 

"Kendaraan yang masuk ke Jakarta diproyeksikan mencapai 2,8 juta selama periode H-7 s.d H+3, naik 1,9% dibanding tahun sebelumnya," kata Rivan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (16/12). 

Lebih lanjut, Jasa Marga juga memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada Sabtu, 20 Desember 2025 atau H-5 Libur Natal. Pada hari tersebut, pergerakan kendaraan keluar Jakarta diperkirakan mencapai 197.948 kendaraan, meningkat 1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Sementara itu, puncak arus balik diproyeksikan jatuh pada Minggu, 4 Januari 2026 atau H+3 Libur Tahun Baru. Pada momen tersebut, jumlah kendaraan yang kembali masuk ke Jakarta diperkirakan mencapai 196.616 kendaraan, atau naik 1 persen dari tahun lalu. 

Dari sisi keselamatan dan kelancaran lalu lintas, Rivan menyebut Jasa Marga akan menyiagakan berbagai kendaraan layanan seperti derek dan crane untuk mendukung pengelolaan lalu lintas secara optimal. 

"Penguatan teknologi juga dilakukan melalui pengoperasian 36 unit CCTV deteksi insiden serta Early Warning System Genangan Air di 14 titik rawan genangan yang terhubung dengan Jasamarga Integrated Digitalmap (JID) dan Dynamic Message Sign (DMS)," bebernya. 

Selain itu, Jasa Marga juga menyiapkan 77 tim siaga longsor dan genangan serta 209 unit pompa guna meminimalkan dampak cuaca buruk terhadap arus lalu lintas. Selama Nataru 2025/2026, Rivan memastikan bahwa guna mengamankan perjalanan masyarakat Jasa Marga akan menyiapkan lebih dari 6.000 petugas operasional dan lebih dari 500 kendaraan operasional. 

Untuk mendukung operasional tersebut, Jasa Marga menambah 28 unit kendaraan derek sehingga total menjadi 176 unit, menyiagakan 124 unit Mobile Customer Service (MCS), serta menambah Mobile Crane dari satu unit menjadi empat unit. 

"Penambahan juga dilakukan pada perlengkapan penanganan gangguan kendaraan, termasuk 6.120 buah rubbercone sehingga total menjadi 18.555 buah, rambu rekayasa lalu lintas, 55 unit ambulans, dan 101 kendaraan Patroli Jalan Raya (PJR)," tukasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore