Logo JawaPos
Author avatar - Image
25 Desember 2025, 20.36 WIB

Libur Sekolah, Makan Bergizi Gratis Tetap Disalurkan Bagi Ibu Hamil, Menyusui, dan Balita

Siswa menenteng ompreng MBG/(Dimas Choirul/Jawapo.com) - Image

Siswa menenteng ompreng MBG/(Dimas Choirul/Jawapo.com)

JawaPos.com — Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan tetap menyalurkan Makan Bergizi Gratis (MBG) di tengah momen libur sekolah para pelajar di akhir tahun ini. Pihaknya memastikan, MBG tetap disalurkan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita. 

Kepala BGN Dadan Hindayana menyampaikan, kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita atau Kelompok B3 berada pada fase krusial 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang tidak dapat ditunda. Karena itu, layanan gizi untuk kelompok rentan ini harus terus berjalan tanpa terpengaruh kalender pendidikan maupun musim liburan. 

“Intervensi pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita adalah bagian yang sangat penting dan tidak boleh terputus," kata Dadan Hindayana dalam keterangannya, Kamis (25/12). 

"Periode 1.000 hari pertama kehidupan waktunya pendek, dan kita harus menjaga golden time ini sebaik mungkin. Mereka tidak ada hubungannya dengan waktu sekolah,” tambahnya. 

Lebih lanjut, Dadan menjelaskan, berbeda dengan kelompok B3, pelaksanaan MBG bagi anak sekolah selama masa libur diterapkan secara lebih fleksibel. Program bersifat opsional dan menyesuaikan dengan kondisi teknis di lapangan maupun aktivitas keluarga penerima manfaat. 

“Untuk anak sekolah sifatnya opsional. Jika ada yang tidak memungkinkan mengambil atau dikirim karena alasan teknis, atau sedang berlibur, itu tidak menjadi masalah. Namun bagi yang membutuhkan, layanan tetap kami berikan,” jelasnya. 

BGN juga memastikan pelaksanaan Program MBG pada akhir tahun 2025 masih berjalan pada 26, 27, 29, 30, dan 31 Desember 2025. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keberlanjutan layanan gizi, khususnya bagi kelompok prioritas. 

Sementara itu, memasuki awal tahun 2026, Program MBG dijadwalkan kembali berjalan secara serempak mulai 8 Januari 2026. 

Adapun pada 2, 3, 5, 6, dan 7 Januari 2026 ditetapkan sebagai masa persiapan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. 

“Masa persiapan tersebut meliputi kesiapan dapur, distribusi, sumber daya manusia, hingga penguatan standar keamanan pangan agar layanan MBG dapat berjalan optimal dan berkelanjutan di awal tahun mendatang," tukasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore