Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 Januari 2026, 18.07 WIB

Redam Potensi Teror Selama Nataru, Densus 88 Ringkus 7 Terduga Teroris Terafiliasi NII dan AD

Ilustrasi Densus 88 Antiteror. (JawaPos.com). - Image

Ilustrasi Densus 88 Antiteror. (JawaPos.com).

JawaPos.com - Kerja-kerja Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri selama 2025 bukan hanya mampu mempertahankan capaian zero terrorist attack.

selama Natal dan tahun baru (Nataru) 2025/2026, sebanyak 7 teroris berhasil ditangkap. Polri mendeteksi para teroris itu terafiliasi Negara Islam Indonesia (NII) dan Ansharut Daulah (AD).

Juru Bicara (Jubir) Densus 88 Antiteror Polri AKBP Mayndra Eka Wardhana menyampaikan informasi tersebut saat dikonfirmasi oleh awak media.

Dia mengungkapkan bahwa tindakan yang dilakukan oleh instansinya merupakan bagian dari langkah mitigasi untuk memastikan tidak terjadi aksi teror di pengujung tahun 2025 dan awal 2026.

”Ada 2 tersangka dilakukan penegakkan hukum terkait perannya dalam struktur organisasi NII. Keduanya diamankan di Sumatera Utara,” ungkap Mayndra.

Di luar 2 teroris itu, Mayndra menyampaikan, pihaknya menangkap 5 orang teroris yang terafiliasi AD sebagai organisasi pendukung ISIS.

Para teroris itu ditangkap oleh Densus 88 Antiteror di Jakarta, Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), dan Papua.

”(Peran mereka) aktif menyerukan propaganda dan seruan untuk melakukan aksi teror,” lanjut dia.

Mayndra memastikan bahwa 7 teroris itu merupakan bagian dari 51 teroris yang ditindak oleh Densus 88 Antiteror sepanjang 2025.

Informasi itu sudah disampaikan secara terperinci oleh Kepala Bareskrim Polri Komjen Syahardiantono dalam Rilis Akhir Tahun Polri pada Selasa (30/12).

Syahardiantono menegaskan bahwa zero terrorist attack merupakan komitmen Korps Bhayangkara.

Raihan itu terus terjaga sejak 2023, 2024, hingga 2025. Menurut dia, keberhasilan tersebut tidak lepas dari langkah penegakan hukum yang proaktif.

”Capaian itu didukung oleh penangkapan terhadap 147 tersangka pada tahun 2023, 55 tersangka pada tahun 2024, 51 tersangka di tahun 2025,” kata dia.

Menurut perwira tinggi bintang tiga Polri yang akrab dipanggil Syahar itu, kerja-kerja Densus 88 Antiteror tahun ini efektif menekan potensi ancaman serta menjaga stabilitas keamanan nasional.

Secara khusus, dia menyebutkan beberapa kasus menonjol yang ditangani oleh Densus 88 Antiteror tahun ini.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore