Pesawat ATR400 diduga jatuh dan ditemukan oleh warga di sekitar kawasan Gunung Bulusaraung. (Instagram: @makassarhighlight)
JawaPos.com-Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros Sulsel, Video Dugaan Jatuh di Gunung Bulusaraung Beredar di Media Sosial
Pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport hilang kontak di Maros Sulsel. Video dan puing dugaan jatuh di Gunung Bulusaraung beredar luas di media
JawaPos.com-Pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport dikabarkan hilang kontak di sekitar wilayah Maros, Sulawesi Selatan. Adapun pesawat tersebut hilang saat melakukan penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar, pada Sabtu (17/1) hari ini.
Video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan dugaan pesawat tersebut jatuh dan ditemukan oleh warga di sekitar kawasan Gunung Bulusaraung.
Selain itu, sejumlah puing yang diduga berasal dari pesawat juga dilaporkan ditemukan oleh masyarakat setempat. Kendati demikian, kebenaran video tersebut hingga kini masih belum dapat dipastikan.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @makassarhighlight, terlihat seorang warga sedang memperlihatkan sebuah objek yang diyakini sebagai bagian dari pesawat. Dari rekaman audio yang terdengar, seseorang menyebutkan bahwa benda tersebut merupakan komponen dari sebuah pesawat.
Meski berbagai informasi telah beredar, sampai berita ini disusun belum ada pernyataan resmi yang mengonfirmasi dugaan jatuhnya pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport di wilayah Gunung Bulusaraung.
Sebagai informasi, berdasarkan laporan yang diterima Basarnas Makassar, pesawat tersebut diduga berada di wilayah perbatasan Kabupaten Maros dan Pangkep, Sulawesi Selatan, dengan perkiraan koordinat 04°57’08” Lintang Selatan dan 119°42’54” Bujur Timur.
"Saat ini kami telah menuju lokasi yang mana diberikan koordinat oleh Airnav, yakni di sekitaran Leang-Leang Kabupaten Maros," kata Sultan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu sore.
Sultan menyampaikan bahwa setelah laporan diterima, Basarnas Makassar segera mengerahkan tim penyelamat menuju titik koordinat lokasi pesawat yang dilaporkan hilang kontak. Tim tersebut dilengkapi dengan berbagai sarana pendukung, mulai dari kendaraan operasional hingga drone.
"Tadi sudah kami berangkatkan tim pertama untuk melakukan asesmen ke lokasi lima orang, dan akan diberangkatkan 15 orang tim kedua bersama potensi SAR 40 orang," ujarnya.
Berdasarkan data sementara, pesawat tersebut mengangkut total 11 orang yang terdiri dari 8 orang kru dan 3 orang penumpang. (*)
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
