Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 Oktober 2025, 02.15 WIB

Toyota Tembus Ekspor Tiga Juta Unit, Pemerintah Makin Optimistis pada Daya Saing Otomotif Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto didampingi Presiden Toyota Motor Corporation Koji Sato dan Presiden Daihatsu Motor Corporation Masahiro Inoue, mengibarkan bendera yang menandai pelepasan ekspor

JawaPos.com-Industri otomotif Indonesia kembali mencatat tonggak penting. Pemerintah diwakili Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Kamis lalu (9/10), secara resmi melepas ekspor ke-3 juta kendaraan utuh bermerek Toyota dari Pabrik Karawang Plant 1, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

Angka tersebut merupakan akumulasi sejak ekspor perdana pada 1987, sekaligus menegaskan kemampuan industri otomotif Indonesia menembus pasar global.

 ”Pencapaian tiga juta unit kendaraan ini menjadi pengingat akan kemampuan Indonesia yang mumpuni, menunjukkan kualitas atas apa yang telah kami produksi di sini,” ujar Presiden Toyota Motor Corporation Koji Sato.

 Dia menyampaikan apresiasi kepada pelanggan, pemerintah, serta mitra industri yang berperan dalam perjalanan lebih dari lima dekade Toyota di Indonesia. “Ke depannya, kami akan memperkuat peran Indonesia sebagai pusat Research and Development (R&D) dan ekspor untuk Global South,” tambahnya.

 Acara pelepasan ekspor turut dihadiri oleh Jusuf Kalla, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, bersama sejumlah pejabat seperti Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Bupati Karawang Aep Syaepuloh. Dari pihak industri hadir pimpinan Toyota, Daihatsu, Astra, serta jajaran eksekutif TMMIN dan TAM.

 Sejak awal 1970-an, industri otomotif Indonesia berkembang pesat, dari sekadar mengimpor kendaraan utuh, menjadi perakit lokal, hingga kini memproduksi mesin dan kendaraan lengkap untuk pasar ekspor. Toyota menjadi salah satu pelopor dalam perjalanan ini, dengan ekspor perdana model Kijang ke Brunei Darussalam pada 1987. Pada 2004, Indonesia dipercaya menjadi basis produksi dan ekspor Kijang Innova untuk pasar global melalui program Innovative International Multi-purpose Vehicle (IMV).

 Hingga kini, Toyota Indonesia telah menembus lebih dari 100 negara tujuan ekspor. Model-model seperti Avanza mencatat volume ekspor lebih dari 40.000 unit per tahun, Agya (LCGC) sekitar 30.000 unit, sementara kendaraan elektrifikasi seperti Innova Zenix HEV dan Yaris Cross HEV telah diekspor dengan volume gabungan lebih dari 39.000 unit.

 Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto mengatakan capaian ini tidak hanya menunjukkan kapasitas produksi nasional, tetapi juga daya saing sumber daya manusia Indonesia di pasar global. ”Berkat kekuatan industri manufaktur dan komitmen terhadap kualitas, Toyota Indonesia telah memproduksi 10 juta unit dan mengekspor 3 juta unit kendaraan, membuktikan bahwa talenta Indonesia siap bersaing di pasar global,” ujarnya.

 Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor manufaktur masih menjadi tulang punggung ekonomi nasional dengan kontribusi 18,98 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan 0,9 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,03 persen pada 2024.

 Toyota Indonesia saat ini bekerja sama dengan lebih dari 240 pemasok Tier-1 dan 520 pemasok Tier-2 dan Tier-3, dengan tingkat kandungan lokal mencapai lebih dari 80 persen. Ekosistem ini melibatkan sekitar 360.000 tenaga kerja di berbagai lini, mulai dari produksi hingga layanan purna jual.

 Pemerintah menilai keberhasilan ekspor tiga juta unit kendaraan menjadi sinyal kuat bahwa industri otomotif Indonesia telah bertransformasi menjadi pemain penting di pasar global. Selain mendorong pertumbuhan ekspor, sektor ini juga memperkuat penerimaan pajak dan ketahanan ekonomi daerah.

 Seiring dengan tren global menuju mobilitas ramah lingkungan, Toyota juga memperluas produksi kendaraan elektrifikasi, mulai dari Hybrid Electric Vehicle (HEV) hingga Battery Electric Vehicle (BEV), termasuk pengembangan Flexy Fuel Vehicle (FFV) berbahan bakar bioetanol. Langkah ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam menekan emisi karbon dan memperkuat ketahanan energi nasional. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore