Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 Desember 2025, 17.00 WIB

Jangan Panik saat Mobil Tiba-tiba Terjebak Banjir! Begini 7 Langkah Penyelamatan

Ilustrasi: Mobil menerjang banjir. (Istimewa). - Image

Ilustrasi: Mobil menerjang banjir. (Istimewa).

JawaPos.com - Mobil yang terjebak banjir bisa membuat siapa pun panik, apalagi air naik dengan cepat dan kondisi jalan berubah berbahaya dalam hitungan menit. Namun justru di situ kamu harus tetap tenang, karena keputusan yang terburu-buru bisa membahayakan keselamatan dan memperparah kerusakan kendaraan. Menangani situasi ini dengan langkah yang tepat akan sangat menentukan hasil akhirnya.

Sebelum kamu mencoba menyelamatkan mobil, utamakan dulu keselamatan diri. Ada beberapa tindakan penting yang harus dilakukan saat mobil mulai terendam, hingga apa saja yang wajib dicek setelah banjir surut. Dengan mengikuti panduan yang tepat, kamu bisa meminimalkan risiko, mengurangi potensi kerusakan, dan mempercepat proses penanganan kendaraan.

Berikut 7 langkah yang wajib kamu lakukan saat mobil terendam banjir seperti dirangkum dari laman asuransi kendaraan, myoona.id!

1. Jangan Panik dan Tetap Tenang

Ketika mobil mulai masuk ke area banjir, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah tetap menjaga ketenangan. Coba nilai kondisi sekeliling dengan cepat: seberapa tinggi airnya, bagaimana arusnya, apakah jalan di depan masih bisa dilewati, dan apakah kamu punya waktu untuk bergerak sebelum air makin naik. 

Jika situasi memungkinkan, arahkan mobil ke tempat yang lebih aman. Tapi kalau air naik terlalu cepat atau kamu merasa situasinya tidak aman untuk keluar, tetaplah berada di dalam kendaraan dan segera hubungi bantuan.

2. Matikan Mesin Mobil

Kalau mobil kamu masih menyala saat mulai terendam, segera matikan mesin. Ini penting untuk mencegah terjadinya kerusakan berat seperti water hammer, kondisi ketika air masuk ke ruang bakar dan membuat komponen mesin patah atau rusak parah. Selain itu, bagian kelistrikan mobil juga sangat peka terhadap air. Mematikan mesin sejak awal bisa membantu mengurangi risiko konsleting atau kerusakan elektronik lainnya.

3. Keluar Mobil Jika Air Terus Meningkat

Jika air banjir terus naik sampai melewati batas pintu dan sudah mulai masuk ke kabin, kamu harus segera keluar. Coba buka pintu terlebih dulu; kalau tekanan air terlalu kuat dan pintu tak bisa dibuka, gunakan jendela sebagai jalan keluar. 

Bila jendela otomatis tidak berfungsi karena kelistrikan mati, pecahkan kaca samping dengan alat darurat atau benda keras. Setelah berhasil keluar, bergeraklah pelan menuju tempat yang lebih tinggi agar tidak terseret arus.

4. Jangan Coba Menghidupkan Mesin Kembali

Usai terendam, hindari mencoba menyalakan mobil meski hanya untuk mengecek. Air yang sudah masuk ke mesin, sistem bahan bakar, atau area kelistrikan bisa membuat kerusakan jauh lebih parah jika kamu memaksa menyalakannya. Lebih aman menunggu mobil diperiksa teknisi agar kerusakannya bisa diidentifikasi tanpa menambah masalah baru yang bisa bikin biaya perbaikan membengkak.

5. Hubungi Bantuan Darurat atau Bengkel Terdekat

Setelah memastikan diri kamu aman, segera hubungi layanan darurat seperti derek atau bengkel terdekat untuk membantu mengevakuasi mobil dari genangan. Jangan coba memindahkan mobil sendiri kalau kondisinya tidak memungkinkan.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore