Ilustrasi: Setir mobil konvensional umumnya menggunakan shaft untuk meneruskan tenaga dari atas ke bawah bagian roda. (Istimewa).
JawaPos.com - Setir mobil yang bergetar sering kali dianggap sepele, apalagi kalau getarannya cuma muncul di kecepatan tertentu. Banyak pengemudi memilih untuk menunda pengecekan dengan alasan “masih bisa jalan”. Padahal, getaran pada setir bisa menjadi tanda awal kerusakan komponen penting yang kalau dibiarkan justru bikin biaya perbaikan membengkak.
Perlu kamu tahu, setir yang bergetar bukanlah masalah tunggal. Biasanya ini merupakan efek domino dari komponen lain yang sudah mulai aus, tidak presisi, atau bahkan rusak.
Supaya kamu nggak salah diagnosis, berikut 7 penyebab setir mobil bergetar yang paling umum dan wajib kamu waspadai seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!
1. Ban Tidak Seimbang atau Sudah Aus
Penyebab yang satu ini paling sering terjadi dan kerap luput dari perhatian. Ban yang tidak seimbang membuat distribusi berat roda jadi tidak merata. Saat mobil melaju, terutama di kecepatan menengah hingga tinggi, ketidakseimbangan ini akan langsung terasa sebagai getaran di setir.
Selain itu, kondisi ban yang sudah aus atau tapaknya tidak rata, misalnya karena ban botak atau aus sebelah, juga membuat roda tidak bisa berputar dengan halus. Akibatnya, getaran muncul dan makin terasa saat kecepatan bertambah.
2. Velg Bengkok atau Penyok
Sering menghantam jalan berlubang atau polisi tidur dengan kecepatan tinggi bisa jadi biang masalahnya. Benturan keras dapat membuat velg penyok atau sedikit bengkok, meskipun dari luar terlihat masih normal.
Velg yang tidak lagi berbentuk bulat sempurna akan menghasilkan putaran roda yang tidak stabil. Dampaknya, setir mobil ikut bergetar dan biasanya getaran akan semakin kuat saat kamu menginjak gas lebih dalam.
3. Tekanan Angin Ban Kurang
Tekanan angin ban yang kurang bukan cuma bikin mobil terasa berat dan boros BBM. Kondisi ini juga bisa memicu getaran pada setir karena ban tidak mampu menopang beban secara optimal.
Dinding samping ban yang terlalu lemas membuat roda jadi kurang stabil saat melaju. Efeknya, setir terasa bergetar, terutama saat melewati jalan bergelombang atau ketika mobil dipacu dalam kecepatan tinggi.
4. Komponen Suspensi Mulai Rusak
Sistem suspensi berfungsi menyerap guncangan dari jalan agar kabin tetap nyaman. Kalau komponen seperti shock absorber, ball joint, atau tie rod end sudah aus, tugas ini tidak bisa dijalankan dengan baik.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
