Ilustrasi pembullyan (Freepik)
JawaPos.com- Pembullyan sering terjadi di lingkungan sosial anak. Terutama di sekolah atau lingkup bermain anak.
Banyak anak yang gagal menghadapi bullyan temannya. Hal itu dikarenakan kurangnya keterampilan orang tua untuk mengajari anak untuk menghadapi bullyan.
Orang tua sangat berperan aktif untuk membentuk sikap dan perilaku anak. Dengan begitu akan menjadi seseorang yang lebih kuat dan tangguh dalam menghadapi bullyan temannya.
Lantas apa saja yang harus dilakukan oleh orang tua agar anak bisa menghadapi bullyan temannya?
Dilansir dari laman Psychologytoday, inilah 7 kebiasaan yang harus dibangun oleh orang tua jika anak kena bully:
Para pelaku pembullyan beraksi dengan membuat korbannya merasa sendirian dan tidak berdaya.
Maka dari itu biasakan anak jika kena bully, mereka harus mencari bantuan. Baik itu dari teman mereka yang setia atau orang dewasa disekitarnya.
Anak-anak mendapatkan kembali kekuatan mereka ketika mereka menjalin dan mempertahankan hubungan dengan teman-teman yang setia dan orang dewasa yang mendukung.
Ajari anak Anda bahwa tugasnya adalah menciptakan kesadaran. Jelaskan kepada anak-anak bahwa memberi tahu orang dewasa tentang pembullyan bukanlah tanda pengecut, melainkan langkah yang berani dan kuat.
Pelaku pembullyan sering menggunakan pengucilan untuk membuat korban merasa sendirian, lemah dan tidak memiliki dukungan.
Dengan cara ini, pelaku merasa memiliki kekuasaan atas korban.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
