
Salah satu pelajar dari SMP Labschool Jakarta yang tergabung dalam tim MAJU Misi Budaya., memperlihatkan tropi kemenangan. (istimewa)
JawaPos.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Indonesia di kancah internasional. Sebanyak 25 pelajar dari SMP Labschool Jakarta, Jakarta Timur, sukses mengharumkan nama bangsa setelah meraih kemenangan pada ajang festival budaya dunia di Roma, Italia, dan Praha, Republik Ceko.
Kompetisi tersebut berlangsung pada Jumat (31/10) dan menjadi momentum penting bagi para pelajar Indonesia di bidang seni tari tradisional. Para pelajar ini berpartisipasi dalam ajang folklore internasional mewakili Indonesia melalui tim MAJU Misi Budaya.
Mereka bersaing melawan peserta dari berbagai negara dan berhasil menunjukkan keunggulan dalam penampilan seni tradisional Nusantara. Dalam kompetisi tersebut, tim SMP Labschool Jakarta membawakan tarian Gandrung Banyuwangi, salah satu tarian khas Jawa Timur yang terkenal dengan gerakan anggun dan sarat akan pesan kebudayaan.
Di ajang Rome Art Inspirations Festival di Italia dan Prague Stars Festival di Praha, mereka tampil dengan mengusung tema "Mystique of Gandrung Banyuwangi".
Penampilan energik dan anggun para siswa berhasil menarik perhatian para juri dan penonton. Mereka unggul atas 32 kompetitor internasional lainnya yang berasal dari berbagai negara. Hal itu menunjukkan bahwa kesenian Indonesia memiliki potensi besar di kancah global.
Berkat kualitas penampilan mereka yang memukau, tim Indonesia berhasil menyabet penghargaan tertinggi yaitu Grand Prix di kedua festival tersebut. Adapun negara lain yang turut serta dalam kompetisi ini antara lain Prancis, Armenia, Ukraina, Malaysia, dan Italia.
Kepala SMP Labschool Jakarta, Dr. Yati Suwartini, M.Pd, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian luar biasa dari para siswanya. Menurut dia, kemenangan ini menjadi bukti nyata bahwa pelajar Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional melalui seni dan budaya.
"Sekolah mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim atas kerja keras yang luar biasa dalam membawa budaya Nusantara. Tarian ini mencerminkan semangat melestarikan budaya agar tetap dicintai generasi muda," ujar Yati.
Ia menambahkan, keikutsertaan para siswa dalam ajang internasional seperti ini sangat penting sebagai upaya membangun karakter dan kerja sama tim. "Nilai persatuan, rasa syukur, dan semangat juang harus terus dijaga oleh generasi muda. Semua nilai ini tercermin dalam tarian yang mereka tampilkan," tuturnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
