Suasana kelulusan Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Mereka baru saja mendapatkan izin operasional pendidikan dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi. (Dok. UIN Syarif Hidayatullah)
JawaPos.com - Layanan Prodi Pendidikan Dokter Spesialis (PDSS) di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta semakin banyak. Mereka baru saja mendapatkan izin PDSS Obstetri dan Ginekologi (Obgyn). Menyusul berikutnya yang masih proses PDSS Ilmu Kesehatan Anak untuk mencetak dokter spesialis anak (Sp.A).
Keluarnya izin PPDS Obgyn untuk UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu semakin spesial karena perdana di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di bawah naungan Kemenag. Dekan Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Achmad Zaki menyampaikan rasa syukur atas terbitnya izin pembukaan program spesialis tersebut. “Sehingga, saat ini UIN Jakarta telah memiliki dua program dokter spesialis. Semoga berkah dan bermanfaat,” ujarnya (6/11).
Dia menjelaskan FK UIN Jakarta sebelum sudah mengantongi izin pembukaan Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi. Selain itu, FK UIN Jakarta juga mencatatkan prestasi pertama di lingkungan PTKIN sebagai fakultas kedokteran pertama yang memperoleh izin pembukaan Program Magister Ilmu Biomedis.
Zaki berharap terbitnya izin program spesialis Obgyn itu, dapat semakin memperkuat kontribusi Fakultas Kedokteran UIN Jakarta dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia. Baik di bidang pulmonologi maupun obstetri dan ginekologi. “Kami berharap, hadirnya program spesialis ini dapat mencetak tenaga medis yang tidak hanya kompeten secara klinis. Tetapi juga berlandaskan nilai-nilai integritas dan spiritualitas,” ujarnya.
Dia menambahkan, kehadiran program spesialis terbaru itu mendorong fakultas untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan fasilitas pembelajaran. Zaki juga menuturkan, saat ini FK UIN Jakarta sesang mempersiapkan pembukaan PPDS Ilmu Kesehatan Anak (IKA). Program ini menjadi wadah pengembangan kompetensi lanjutan bagi para dokter umum untuk menjadi dokter spesialis anak (Sp.A).
Sebagai catatan PPDS Ilmu Kesehatan Anak merupakan program lanjutan yang berfokus pada perawatan anak mulai dari bayi hingga remaja. Meliputi penanganan berbagai kondisi medis, penyakit umum, penyakit menular, hingga subspesialis seperti kardiologi (jantung), nefrologi (ginjal), dan gastrohepatologi (pencernaan) pada anak-anak.
Dalam kesempatan yang sama Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian Fakultas Kedokteran meraih izin PPDS Obgyn tersebut. "Izin program spesialis ini menjadi tonggak penting bagi penguatan kontribusi keilmuan bidang kedokteran di lingkungan PTKIN,” tuturnya.
Ke depan dia berharap Fakultas Kedokteran UIN Jakarta terus berkembang maju menjadi pusat pendidikan kedokteran Islami yang unggul, berdaya saing global, dan berkontribusi bagi kemanusiaan. Dia juga berharap program itu dapat melahirkan dokter spesialis yang unggul, berakhlak, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan kesehatan nasional.
Sebagai informasi Fakultas Kedokteran UIN Jakarta tahun ini genap berusia 20 tahun. Pertama kali mereka menerima mahasiswa baru angkatan pertama pada 2005 yang lalu, melalui Program Studi Pendidikan Dokter. Sampai pertengahan Juli 2025, Fakultas Kedokteran UIN Jakarta telah meluluskan sekitar 1.200 dokter. Mereka saat ini bertugas di berbagai daerah untuk memberikan pelayanan medis bagi masyarakat.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
