Logo JawaPos
Author avatar - Image
16 Oktober 2025, 17.37 WIB

Seskab Teddy Sebut Presiden Prabowo Ikut Tentukan Sejarah Dunia Lewat KTT Perdamaian Gaza

Presiden Prabowo Subianto bersama para pemimpin dunia saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza, di Sharm el-Sheikh, Mesir, Senin (13/10). (Istimewa) - Image

Presiden Prabowo Subianto bersama para pemimpin dunia saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza, di Sharm el-Sheikh, Mesir, Senin (13/10). (Istimewa)

JawaPos.com - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indrawijaya menyatakan, kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza, di Sharm el-Sheikh, Mesir, pada Senin (13/10), sebagai bentuk komitmen Indonesia terhadap kedaulatan Palestina. Sebab, kehadiran Prabowo menjadi salah satu tokoh yang ikut menentukan sejarah perdamaian dunia.

Forum tingkat tinggi tersebut dihadiri oleh para pemimpin dunia, di antaranya Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi, Presiden Prancis, Raja Yordania, Emir Qatar, hingga Presiden Turki.

Terlebih, kata Teddy, Presiden AS Donald Trump secara khusus menyampaikan penghargaan atas kehadiran Prabowo. Ia menegaskan, diplomasi yang dilakukan Indonesia selalu berpijak pada kepentingan rakyat dan cita-cita perdamaian.

"Diplomasi yang dilakukan Indonesia selalu berpijak pada kepentingan rakyat dan cita-cita perdamaian," kata Teddy kepada wartawan, Rabu (15/10).

Keterlibatan Indonesia dalam kesepakatan damai tersebut sejalan dengan amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan peran bangsa Indonesia dalam melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Prabowo dalam pidato di KTT Gaza juga telah menegaskan bahwa Indonesia mendukung penuh gencatan senjata Israel dan Palestina. Hal itu diharapkan dapat menjadi langkah awal terhadap kemerdekaan rakyat Palestina.

"Indonesia mendukung penuh gencatan senjata permanen sebagai langkah menuju perdamaian yang nyata dan abadi antara Israel dan Palestina,” kata Prabowo di Sharm el-Sheikh, Mesir, pada Senin (13/10).

Dukungan Indonesia terhadap rakyat Palestina juga diwujudkan dalam langkah nyata. Pemerintah Indonesia telah mengirim lebih dari seratus tenaga medis dan dokter ke wilayah Gaza untuk membantu korban perang. 

Selain itu, sebanyak 60 anak muda Palestina mendapat kesempatan menempuh pendidikan di Universitas Pertahanan Indonesia (Unhan).

Tak hanya itu, Indonesia juga mengirim kapal rumah sakit yang membawa logistik dan peralatan medis ke kawasan konflik. Langkah itu memperlihatkan bahwa politik luar negeri Indonesia bukan sekadar pernyataan, melainkan mampu memberikan perdamaian dunia.

"Kami menyatakan bahwa Indonesia siap, jika diminta untuk mengirim pasukan penjaga perdamaian. Indonesia siap," pungkasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore