Tampang Enam mahasiswa Udayana yang dijatuhi sanksi berat usai Bully Timothy Anugerah, Mahasiswa Universitas Udayana Bali yang Akhiri Hidup (X @JuanMarpaung99)
JawaPos.com - Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyampaikan keprihatinan mendalam atas meninggalnya mahasiswa Universitas Udayana (Unud) Bali, Timothy Anugerah Saputra, 22, yang diduga menjadi korban perundungan di lingkungan kampus.
Hetifah menilai tragedi ini menjadi peringatan keras bahwa kekerasan dan perundungan di dunia pendidikan masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan langkah tegas dari semua pihak.
“Kampus adalah tempat belajar, bukan tempat untuk menekan, mempermalukan, atau menyingkirkan seseorang,” kata Hetifah kepada wartawan, Senin (20/10).
“Kita harus memastikan bahwa setiap mahasiswa merasa aman dan dihargai. Kasus seperti ini tidak boleh terulang lagi," sambungnya.
Ia menegaskan, Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi harus segera diimplementasikan oleh seluruh universitas.
“Kami mendorong setiap perguruan tinggi mengaktifkan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK) serta membuka kanal pelaporan yang aman bagi mahasiswa. Jangan biarkan korban takut bicara,” ujarnya.
Selain itu, Hetifah menekankan pentingnya layanan konseling dan pendampingan psikologis yang berkelanjutan bagi mahasiswa. Ia juga mengajak seluruh civitas akademika membangun budaya empati dan solidaritas, baik di lingkungan kampus maupun organisasi kemahasiswaan.
“Tindakan mengejek, merendahkan, atau menyudutkan sesama mahasiswa, baik secara langsung maupun melalui media sosial, merupakan bentuk kekerasan psikologis yang harus dicegah sejak dini,” tegasnya.
Pimpinan Komisi X DPR RI tersebut juga menyatakan dukungan terhadap langkah Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemendiktisaintek) untuk turun langsung meninjau kasus ini, serta mendorong penegakan aturan bagi pelaku dan perlindungan maksimal bagi korban.
“Kami tidak ingin tragedi ini berlalu tanpa makna. Ini saatnya seluruh perguruan tinggi melakukan introspeksi dan reformasi budaya kampus,” ucapnya.
Hetifah memastikan Komisi X akan terus memantau perkembangan kasus ini dan mendorong penguatan regulasi serta pengawasan terhadap praktik perundungan di lingkungan pendidikan.
“Pendidikan sejati hanya bisa tumbuh dalam lingkungan yang aman, inklusif, dan manusiawi,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, Timothy ditemukan meninggal dunia pada Rabu (15/10) setelah diduga melompat dari lantai empat Gedung FISIP Kampus Sudirman Universitas Udayana, Denpasar. Dugaan sementara, korban mengalami tekanan sosial dan perundungan dari rekan seangkatannya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
