Logo JawaPos
Author avatar - Image
04 November 2025, 19.39 WIB

Dukung Menkeu Purbaya Bina Usaha Rokok Rumahan, DPR: Mereka Jangan Dipukul Tapi Dirangkul

 

Anggota Komisi XI DPR RI Hasanuddin Wahid alias Cak Udin. (Istimewa)

JawaPos.com - Anggota Komisi XI DPR RI Hasanuddin Wahid alias Cak Udin mendukung agar usaha rumahan rokok dibina supaya tidak lagi menjadi usaha ilegal. Langkah ini sudah dicanangkan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
 
"Ya saya kira gagasan pak Purbaya bagus. Itu artinya Pemerintah hadir tidak sebagai penghambat, melainkan sebagai fasilitator agar usaha kecil untuk dapat tumbuh dan memberikan kontribusi yang lebih besar, baik untuk pelaku sendiri maupun untuk penerimaan negara secara adil," ujar Cak Udin di Jakarta, Selasa (4/11).
 
Dia menilai, usaha rokok rumahan bisa berdampak positif bagi ekonomi warga bila dibina dengan benar. Terutama dalam peningkatan kesejahteraan keluarga.
 
"Saya dari dulu memang kurang setuju dengan label 'ilegal' bagi pengusaha rokok rumahan. Mereka mengolah tembakau sendiri atau bersama tetangga untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Mereka jangan dipukul, tapi rangkul, dan jangan dinista, tapi dibina," imbuhnya.
 
 
Sekjen DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menegaskan, pendekatan pembinaan dan pemberdayaan jauh lebih produktif dibandingkan pendekatan represif. Langkah represif justru bisa menghancurkan mata pencaharian.
 
Cak Udin menambahkan, Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dan aparat terkait memiliki peran penting untuk memfasilitasi akses modal, teknis produksi yang memenuhi standar, serta jalur perizinan yang sederhana sehingga pengusaha kecil dapat masuk ke rantai industri resmi tanpa kehilangan mata pencaharian.
 
"Kalau pemerintah hadir dengan program yang nyata mulai dari pembinaan, pelatihan, akses ke Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) atau fasilitas serupa, saya yakin para pelaku usaha ini akan lebih maju dan memberi kontribusi pada penerimaan negara secara adil," jelasnya.
 
Sebelumnya, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, pemerintah tidak akan mematikan usaha rokok ilegal. Pemerintah justru akan membina para pelaku usaha agar masuk ke sistem industri resmi. 
 
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pembenahan menyeluruh di sektor hasil tembakau untuk meningkatkan penerimaan negara, sekaligus menegakkan keadilan fiskal.
 
"Untuk rokok, gak akan kita bunuh, justru akan bina bukan dibinasakan," kata Purbaya dalam Rapat Kerja dengan Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Jakarta, Senin (3/11).
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore