Logo JawaPos
Author avatar - Image
10 November 2025, 23.18 WIB

Diserang Pakai Foto Main Golf Bareng Eks Panglima TNI, Sahroni Ungkap Pertemuan Terjadi Sebelum Jadi Anggota DPR 

Anggota DPR nonaktif Ahmad Sahroni. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Anggota DPR nonaktif Ahmad Sahroni. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Anggota DPR nonaktif Ahmad Sahroni angkat suara terkait beredarnya foto lawas bersama Mantan Panglima TNI Laksamana TNI (Purn) Agus Suhartono di lapangan golf. Foto tersebut ramai dibahas warganet di media sosial. 
 
Sahroni menyesalkan foto tersebut jadi bahan candaan di media sosial. Selain itu, foto tersebut dijadikan serangan personal tanpa konteks yang jelas.
 
“Semua orang, konten kreator, bermunculan cuma buat ngomongin gue yang pakai celana pink lah, yang sama Om Agus lah. Gua merasa berdosa sama Om Agus, karena beliau adalah orang yang gua anggep paman sendiri. Karena dia memberi gua segala macam masukan, saran, bimbingan kehidupan. Gua dibimbing selayaknya anak,” ujar Sahroni dalam tayangan di YouTubeTotal Politik dikutip Senin (10/11).
 
Sahroni menjelaskan, foto dirinya dengan Agus diambil pada 2010. Saat itu, dirinya belum menjadi anggota DPR RI. Oleh karena itu, tidak ada yang perlu dipermasalahkan ketika dia bermain golf bersama Agus.
 
 
“Itu main golf biasa. Beliau (Agus Suhartono) masih KSAL, belum Panglima. Jadi Panglima TNI-nya tahun 2012. Dan gua pun belum jadi Anggota DPR. Gua kenal Om Agus juga dari zaman masih bintang 1, sampai akhirnya jadi Panglima TNI. Beliau ini mentor, abang, orang tua buat gua, lengkap udah,” jelasnya.
 
Atas dasar itu, Politikus Partai NasDem ini menyesalkan bila foto tersebut menjadi bahan pergunjingan yang dikaitkan dengan politik. “Bayangin sekarang jadi becandaan buat joget-joget dibikinnya, ya Allah ya Tuhan. Gua ga habis pikir itu,” imbuhnya.
 
Kendati demikian, Sahroni menyebut dirinya tidak merasa sakit hati terhadap para pihak yang menyebarkan atau memparodikan foto tersebut. Ia memilih menanggapinya dengan santai dan menjadikannya sebagai bahan hiburan pribadi.
 
“Gua ada satu grup bersama gua punya staff, gua kadang-kadang dikirimin, ketawa sendiri gua. Menghibur gua lah itu, hiburan. Gua enggak sakit hati,” lanjutnya.
 
Sahroni pun meminta publik agar lebih bijak menyikapi informasi yang diterima di media sosial. Terlebih terhadap konten yang tendensius dan tidak jelas kebenarannya.
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore