Logo JawaPos
Author avatar - Image
07 Februari 2026, 20.32 WIB

GEKIRA Targetkan 12 Kursi DPR di Pemilu 2029, Ajak Kader Partai Gerindra 'Re-install' Cara Berjuang

Pimpinan Pusat Gerakan Kristiani Indonesia Raya (PP GEKIRA) menggelar ibadah syukur memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra di Sekretariat PP GEKIRA, Jumat (7/2). (Istimewa) - Image

Pimpinan Pusat Gerakan Kristiani Indonesia Raya (PP GEKIRA) menggelar ibadah syukur memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra di Sekretariat PP GEKIRA, Jumat (7/2). (Istimewa)

JawaPos.com - Pimpinan Pusat Gerakan Kristiani Indonesia Raya (PP GEKIRA) menggelar ibadah syukur memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra di Sekretariat PP GEKIRA, Jumat (7/2).

Ketua Umum GEKIRA Nikson Silalahi menegaskan kembali jati diri Gerindra sebagai partai nasionalis-religius.

Sejak didirikan oleh Prabowo Subianto bersama tokoh-tokoh kunci lainnya, partai ini dirancang sebagai wadah keberagaman.

Nikson menjelaskan bahwa kehadiran sayap partai berbasis religi merupakan bukti nyata bahwa Gerindra merangkul semua elemen bangsa tanpa memandang sekat iman.

Kemenangan Prabowo dalam Pilpres 2024 menjadi suntikan semangat bagi para kader. Nikson secara tegas mengajak seluruh anggota GEKIRA untuk merapatkan barisan demi memenangkan Partai Gerindra di Pemilu 2029 mendatang.

Tidak main-main, GEKIRA mematok target konkret untuk mengirimkan wakilnya ke parlemen senayan.

"Target minimal 12 kader GEKIRA menjadi anggota DPR RI ditegaskan sebagai bentuk dukungan nyata dan terukur bagi keberlanjutan perjuangan politik yang berakar pada nilai dan pengabdian," ujar Nikson.

Strategi 'Re-install' Cara Berjuang dan Lawan Intoleransi

Menghadapi tantangan zaman, Nikson menyerukan perlunya perubahan pola pikir atau "re-install" cara berjuang.

Ia menekankan bahwa perjuangan harus bersifat proaktif demi memastikan kesetaraan bagi seluruh warga negara.

"Tujuan tetap sama: memastikan setiap warga negara, terutama umat beragama, diperlakukan setara sebagai sesama anak bangsa," tegasnya.

Menurut dia, aksi nyata sangat diperlukan untuk menyingkirkan intoleransi dari bumi Indonesia.

Selain isu politik dan sosial, GEKIRA kini mulai menyentuh isu lingkungan. Sekretaris Jenderal GEKIRA, Yeremias Ndoen, menyoroti pentingnya kader untuk menjaga alam.

"Kader-kader GEKIRA juga terpanggil untuk ikut serta dalam usaha bersama merawat bumi sebagai rumah bersama. Kesadaran ekologis mesti ditanamkan dalam derap perjuangan seluruh kader," ungkap Yeremias.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore