Logo JawaPos
Author avatar - Image
10 Oktober 2025, 23.49 WIB

Prediksi Jerman vs Luksemburg: Pemain Rp 2,5 Triliun Mencari Hiburan, Florian Wirtz Dikritik karena Nirgol Bersama Liverpool

Florian Wirtz. (Instagram @flowirtz) - Image

Florian Wirtz. (Instagram @flowirtz)

JawaPos.com – Florian Wirtz belum menemukan harinya di Liverpool FC (LFC). Selain terus dikritik karena masih nirgol dalam sepuluh kali penampilan, gelandang serang yang diboyong dari Bayer Leverkusen dengan banderol GBP 116,5 juta atau Rp 2,5 triliun itu turut andil atas streak tiga kekalahan LFC dalam sepekan terakhir.

Sebagai salah satu rekrutan mahal di bursa transfer musim panas 2025, Wirtz bisa jadi mendapatkan beban dalam upaya beradaptasi dengan permainan LFC. Hal yang tidak akan disandangnya saat membela timnas Jerman dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona UEFA.

Wirtz bisa mendapatkan hiburan saat Jerman menjamu Luksemburg dalam matchday ketiga grup A kualifikasi di Rhein-Neckar-Arena, Sinsheim, dini hari nanti (siaran langsung iNews/Vision+ pukul 01.45 WIB). Luksemburg adalah tim terlemah di grup yang juga dihuni Slovakia dan Irlandia Utara tersebut.

Didukung Rekan Timnas

Jika bersama LFC menerima kritik, Wirtz mendapatkan dukungan ketika membela timnas.’’Kami yakin dengan Flori (sapaan akrab Wirtz, Red). Dia tahu apa yang harus dia lakukan saat di sini (timnas),’’ kata bek kiri Jerman David Raum kepada Bild. ’’Dia pemain pekerja keras dan mampu menunjukkan energinya saat bersama kami,’’ sambung Raum.

Wirtz mencetak satu dari tiga gol kemenangan atas Irlandia Utara dalam laga terakhir kualifikasi di RheinEnergieStadion, Koln (8/9). ’’Aku sama sekali tidak khawatir tentang Florian. Dia pesepak bola hebat di Jerman. Aksi briliannya berhasil mengubah permainan rekan-rekannya. Pindah ke liga lain tidaklah mudah, dan butuh adaptasi,’’ bela mantan kapten Jerman yang kini jadi pandit, Philipp Lahm, dilansir dari Kicker.
 
Peran Sama, Beda Penerapan

Ketika bersama The Reds – julukan LFC, Wirtz bermain sebagai nomor 10 dalam skema 4-2-3-1. Di Jerman, der trainer Julian Nagelsmann memainkannya sebagai salah satu gelandang serang dalam skema 3-4-2-1. Sekilas sama, tetapi tidak demikian di mata Direktur Olahraga Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) Rudi Voller.

”Aku telah menyaksikan beberapa laganya di LFC. Dia banyak berlari, banyak sprint, dan dia sering harus turun ke belakang,’’ klaim Voller. 

1. Slovakia 2 2 0 0 3-0 6
2. Irlandia Utara 2 1 0 1 4-4 3
3. Jerman 2 1 0 1 3-3 3
4. Luksemburg 2 0 0 2 1-4 0

KETERANGAN

- Juara grup lolos otomatis ke Piala Dunia 2026
- Runner-up grup ke playoff putaran kedua kualifikasi zona UEFA

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore