
Kylian Mbappé pemain Real Madrid
JawaPos.com - Kylian Mbappé menyebut Cristiano Ronaldo sebagai “panutan” dan menegaskan bahwa legenda Portugal itu “masih nomor satu” di Real Madrid, meski sang penyerang Prancis kini menjadi bintang utama klub ibu kota Spanyol tersebut.
Dalam wawancara eksklusif bersama Movistar, yang disiarkan Minggu malam, Mbappé berbicara terbuka tentang hubungannya dengan Ronaldo, pemain yang menurutnya telah memberi pengaruh besar terhadap kariernya.
“Cristiano selalu menjadi panutan bagi saya,” ujar Mbappé. “Saya cukup beruntung bisa berbicara dengannya, dia memberi saya nasihat, dia telah membantu saya. Saya pikir di Madrid dia masih nomor satu. Dia adalah acuan bagi para pemain Real Madrid, yang telah berbuat banyak. Para penggemar masih memimpikan Cristiano. Tapi saya ingin mengikuti jalan saya sendiri.”
Ronaldo meninggalkan Real Madrid pada 2018 setelah sembilan musim yang gemilang. Ia mencetak 450 gol dalam 438 pertandingan dan memenangkan 16 trofi, termasuk empat gelar Liga Champions. Warisannya di Santiago Bernabéu tidak hanya berupa rekor, tetapi juga identitas, intensitas, kesempurnaan, dan ambisi tanpa batas, kualitas yang kini coba dicontoh oleh Mbappé.
Dalam musim debutnya bersama Los Blancos (2024–25), Mbappé mencetak 44 gol, dan sejauh ini telah menambah 14 gol di musim berjalan, menjadikannya penerus alami tahta Ronaldo. Namun, di mata publik Madrid, sosok Ronaldo masih menjadi tolok ukur mutlak.
Meski terus dibandingkan dengan Ronaldo, Mbappé memilih menekankan perjalanannya sendiri. “Saya ingin mengikuti jalan saya,” katanya lagi. “Saya datang untuk menulis cerita saya, bukan mengulang masa lalu orang lain.”
Namun, perjalanan itu tidak selalu mulus. Musim lalu, Real Madrid gagal meraih trofi di semua kompetisi. Derby melawan Atletico Madrid bahkan berakhir dengan kekalahan telak 2–5, hasil yang membuat Mbappé secara terbuka mengkritik performa timnya.
“Mereka (Atletico) datang untuk bermain derby, dan kami juga, tetapi tanpa intensitas dalam duel atau umpan silang,” ucapnya. “Sulit memenangkan pertandingan seperti itu.”
Di level internasional, Mbappé juga terus mencetak gol untuk Prancis. Ia mencetak satu gol dalam kemenangan 3–0 atas Azerbaijan pada kualifikasi Piala Dunia, meski kemudian ditarik keluar karena cedera pergelangan kaki ringan.
Prancis disebut sebagai salah satu favorit juara Piala Dunia 2026, tetapi Mbappé justru menilai Spanyol sebagai ancaman utama.
“Bagi saya, [Spanyol] adalah tim terbaik di Eropa saat ini,” katanya. “Tetapi Piala Dunia berbeda.”
Di Real Madrid, Mbappé kini menjadi pusat proyek jangka panjang klub. Namun, posisinya kerap dibandingkan dengan Vinícius Junior, sesama pemain yang juga gemar beroperasi dari sisi kiri.
“Dua pemain terkenal dalam satu tim, itu seperti menjual koran,” kata Mbappé sambil tersenyum. “Tapi sebenarnya hubungan saya dengan Vinícius sangat baik. Kami lebih mengenal satu sama lain tahun ini.”
Bagi Mbappé, Ronaldo tetap legenda tak tergantikan, “nomor satu” di hati para penggemar dan di ruang sejarah Real Madrid.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
