Logo JawaPos
Author avatar - Image
13 Oktober 2025, 19.14 WIB

Zinedine Zidane Tegaskan Ambisi Latih Timnas Prancis, Siap Gantikan Deschamps!

Zinedine Zidane akan bidik kursi kepelatihan Timnas Prancis. (Instagram @Zidane)

 

JawaPos.com – Legenda sepak bola Prancis dan mantan pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, kembali menegaskan ambisinya untuk menjadi pelatih Timnas Prancis suatu hari nanti. Meski sudah tiga tahun tidak melatih, Zidane memastikan dirinya belum menutup pintu untuk kembali ke dunia kepelatihan.

Melansir dari Daily Mail Sport, Zidane terakhir menangani Real Madrid pada 2021, setelah dua periode sukses bersama Los Blancos. Selama menukangi klub raksasa Spanyol itu, ia mencatatkan sejumlah pencapaian luar biasa, termasuk meraih tiga trofi Liga Champions secara beruntun pada musim 2016, 2017, dan 2018, sebuah rekor yang belum pernah dicapai oleh pelatih lain sebelumnya.

Namun, sejak meninggalkan kursinya di Bernabeu, banyak pihak menduga Zidane segera melanjutkan karier di klub besar lain. Namanya sempat dikaitkan dengan Manchester United dan Paris Saint-Germain, tetapi hingga kini belum ada kesepakatan yang terwujud.

Kini, pria berusia 53 tahun itu menegaskan bahwa dirinya masih memiliki hasrat besar untuk kembali ke pinggir lapangan, terutama demi mewujudkan satu impian terbesar dalam kariernya.

Dikutip dari Daily Mail Sport, saat di ajang Festival Dello Sport, Zidane menyampaikan keinginannya untuk kembali melatih Timnas Prancis di masa depan.

"Saya pasti akan kembali melatih. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Salah satu tujuan saya adalah melatih tim nasional Prancis. Kita lihat nanti," ucapnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan rumor lama yang selama ini beredar bahwa Zidane menunggu momen yang tepat untuk menggantikan Didier Deschamps di kursi pelatih Les Bleus. Deschamps sendiri dikabarkan akan mengakhiri masa jabatannya setelah Piala Dunia 2026, membuka peluang bagi Zidane untuk mewujudkan mimpinya.

Selama dua periode melatih Real Madrid, Zidane total menangani 263 pertandingan, memenangkan dua gelar La Liga, dua Piala Dunia Antarklub, dan sejumlah trofi domestik lainnya. Ia mundur dengan alasan bahwa pihak manajemen klub "sudah kehilangan kepercayaan" terhadap dirinya.

Selain Prancis, Zidane juga sempat dikaitkan dengan Juventus, klub tempat ia berkarier sebagai pemain pada akhir 1990-an. Namun, rumor itu tak pernah menjadi kenyataan. Zidane mengaku tetap memiliki hubungan emosional dengan klub asal Turin tersebut.

"Itu tidak terjadi di masa lalu. Saya membuat pilihan lain. Juventus selalu dekat di hati saya, karena mereka memberi saya begitu banyak ketika saya pertama kali datang ke sana," ujarnya seperti yang dikutip dari Daily Mail Sport.

Dengan statusnya sebagai salah satu pelatih tersukses di abad ini, kembalinya Zinedine Zidane ke dunia kepelatihan akan selalu menjadi kabar besar bagi sepak bola dunia. Kini, seluruh perhatian tertuju pada Timnas Prancis, apakah mereka akan menjadi pelabuhan berikutnya bagi sang mantan pelatih Real Madrid.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore