Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 November 2025, 16.56 WIB

Luis de la Fuente Punya Solusi Tanpa Lamine Yamal

Lamine Yamal dan Nico Williams bakal absen. (Reuters/Irakli Gedenidze)

 

JawaPos.com - Sempat merasa frustrasi, pelatih Spanyol Luis de la Fuente tegaskan pihaknya telah punya solusi setelah melepas Lamine Yamal dari skuad La Furia Roja.

Lamine Yamal terpaksa dilepas Fuente karena harus menjalani prosedur radiofrekuensi invasif ketika pemusatan latihan tim nasional Spanyol dimulai. Tujuannya adalah memulihkan cederanya. 

"Segala hal bisa diperbaiki, dan kami akan mencoba memperbaiki semua area. Namun, yang paling penting adalah penampilan besok. Kami dalam kondisi baik dan harus terus berkembang," kata de la Fuente, seperti dikutip dari Antara.

Ia juga menilai lebih baik Yamal harus segera menjalani pemulihan jika mengalami cedera seperti yang dideritanya akhir-akhir ini. Semuanya terpaksa dilakukan demi karier jangka panjangnya di Barcelona maupun Timnas Spanyol.

"Kabar terbaik adalah dia masih punya 15 tahun bersama kami. Kami harus memikirkan masa kini dan masa depan," tegasnya.

Pelatih yang membawa Spanyol juara Piala Eropa 2024 itu siap menggunakan pemain yang ada saat ini sebagai pengganti Lamine Yamal karena La Furia Roja masih punya talenta-talenta berbakat lainnya. 

"Masa kini berarti mengandalkan pemain yang ada, menang, dan hampir memastikan kualifikasi — itu yang menjadi fokus kami," ujarnya. 

Spanyol sendiri tinggal selangkah lagi melenggang ke Piala Dunia 2026. Mereka memuncaki Grup E dengan 12 poin dari empat pertandingan, mencetak 15 gol tanpa pernah kebobolan.

Spanyol akan lolos ke putaran final Piala Dunia apabila sukses mengalahkan Georgia pada Minggu (16/11), sedangkan Turki gagal menang atas Bulgaria, atau bila mereka bermain imbang sementara Turki kalah.

"Tujuan kami adalah lolos ke Piala Dunia (2026). Apa pun hasil di fase ini, kami ingin menang untuk mengamankan posisi ini, karena target kami adalah lolos ke Piala Dunia. Itu berarti kami harus bekerja keras dan melakukan segalanya dengan benar," imbuhnya.

Spanyol datang ke Tbilisi dengan modal fantastis, yaitu berbekal 29 laga tak terkalahkan di ajang kompetitif termasuk kemenangan 4-0 atas Bulgaria bulan lalu.

Meski begitu, De la Fuente tetap tidak menganggap remeh Georgia karena siapapun tim yang dihadapi pasti punya kekuatan tersendiri. 

"Sangat sulit untuk terus menang, tetapi kami ingin melanjutkannya, satu laga demi satu laga, satu hari demi satu hari," pungkasnya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore