Logo JawaPos
Author avatar - Image
03 Desember 2025, 00.54 WIB

3 Nama yang Siap Gantikan Xabi Alonso Jika Dipecat Real Madrid

Pelatih Real Madrid Xabi Alonso mulai goyah. (Instagram/@realmadrid)

JawaPos.com - Krisis di Real Madrid kini bukan lagi sekadar bisik-bisik ruang ganti. Dalam lima pertandingan terakhir, Los Blancos cuma mampu meraih satu kemenangan tipis. Itu pun melawan Olympiacos, tim yang secara teori lebih mudah ditaklukkan. 

Performa di lapangan membuat para penggemar gelisah, dan suasana ruang ganti pun ikut menghangat. Posisi Xabi Alonso semakin tidak aman. Setelah start musim yang cukup menjanjikan, grafik performa Madrid menurun drastis. 

Hubungan sang pelatih dengan sejumlah pemain juga dilaporkan memburuk, membuat masa depannya makin kabur.

Florentino Perez memang masih memberikan dukungan, tetapi situasi tidak bisa dibiarkan memburuk lebih jauh. Jika tren negatif ini tidak segera berubah, keputusan besar bisa saja diambil dalam waktu dekat.

Melansir El Nacional, beberapa media di Spanyol sudah mulai melemparkan daftar nama calon penerus Alonso. Ada tiga kandidat utama, bahkan dua di antaranya sudah sangat familiar di telinga para Madridista.

1. Juergen Klopp — Favorit Presiden dan Master Man-Management

Nama terbesar yang muncul tentu saja Juergen Klopp. Sang pelatih karismatik ini sudah lama ada di radar Florentino Perez. 

Setelah meninggalkan Liverpool pada musim panas 2014, Klopp belum mengambil alih klub mana pun dan hanya berperan sebagai penasihat olahraga di struktur Red Bull.

Kepribadiannya yang kuat, kedekatannya dengan pemain, serta rekam jejaknya di level tertinggi membuatnya menjadi kandidat ideal. 

Filosofi sepak bolanya yang agresif dan penuh energi juga dianggap cocok untuk DNA Real Madrid, terutama di momen ketika tim membutuhkan figur pemersatu.

2. Zinedine Zidane — Opsi Nostalgia, Namun Tidak Mudah

Kandidat berikutnya adalah sosok yang sudah dua kali membawa kejayaan ke Bernabeu: Zinedine Zidane. Kemungkinan comeback Zizou selalu menjadi topik hangat setiap kali Madrid mengalami krisis. Namun, kali ini situasinya lebih rumit.

Kepergian Zidane dari periode keduanya tidak berakhir dengan baik. Hubungannya dengan manajemen memburuk, dan salah satu mimpinya—melatih Timnas Prancis—sedang berada di depan mata. 

Didier Deschamps diperkirakan mundur setelah Piala Dunia 2026, dan Zidane disebut sangat tertarik mengambil alih jabatan tersebut. Dengan kondisi itu, Madrid harus bekerja ekstra keras jika ingin memulangkannya kembali.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore