Duel perebutan bola dua winger cepat, Gustav Isaksen (Lazio) vs Christian Pulisic (AC Milan)> (AP Photo/Andrew Medichini)
JawaPos.com – Bertemu untuk kedua kalinya dalam rentang waktu lima hari, Lazio dan AC Milan akan saling berhadapan kembali di babak 16 besar Coppa Italia pada Jumat (5/12) di Stadion Olimpico. Pertandingan ini menjadi sangat dinantikan, mengingat sebelumnya Milan berhasil meraih kemenangan tipis atas Lazio dalam laga Serie A yang berlangsung pekan lalu. Namun, kali ini, pertandingan akan berlangsung di kandang Lazio, memberikan keuntungan tersendiri bagi mereka.
Gol tunggal yang membawa Milan meraih kemenangan di laga sebelumnya dicetak oleh Rafael Leao, sementara penampilan gemilang Mike Maignan di bawah mistar gawang serta keputusan VAR yang menuai kontroversi menjadi sorotan utama. Lazio harus menelan kekalahan 0-1 di San Siro pada Minggu (30/11) lalu.
Di akhir pertandingan, situasi semakin memanas ketika pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, dan asisten wasit Marco Ianni diusir dari lapangan akibat perdebatan mengenai keputusan yang dianggap merugikan Lazio, yaitu tidak diberikan penalti.
Setelah hasil tersebut, Lazio kini berada di posisi kedelapan klasemen Serie A, terpaut 10 poin dari pemimpin klasemen. Pertandingan mendatang ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk saling membuktikan kualitas mereka, terutama dengan rivalitas yang telah terjalin selama lebih dari dua dekade.
Dalam pertemuan sebelumnya, Sarri, pelatih Lazio, hanya berhasil mengalahkan Allegri dalam empat dari 21 pertemuan mereka. Namun, Milan memiliki catatan impresif dengan tidak terkalahkan dalam 13 laga terakhir di semua kompetisi, sementara Lazio tampak mengalami inkonsistensi.
Penggemar sepak bola tentu tidak ingin melewatkan duel seru ini. Pertandingan Lazio melawan Milan dapat disaksikan secara langsung di ANTV serta melalui platform streaming Vidio, pada Jumat (5/12) dini hari, mulai pukul 02:45 WIB. Berikut adalah analisis singkat dan prediksi untuk laga ini.
Lazio
Tim Lazio akan bertanding tanpa beberapa pemain kunci seperti Samuel Gigot, Matteo Cancellieri, Nicolo Rovella, dan Danilo Cataldi. Sementara itu, Valentin Castellanos baru saja pulih setelah absen selama tujuh minggu dan kemungkinan hanya akan berada di bangku cadangan untuk pertandingan ini.
Dengan situasi ini, pelatih Sarri mungkin akan memutar susunan pemainnya, memberikan kesempatan kepada pemain veteran seperti Pedro untuk tampil lebih banyak. Mereka juga harus bersiap menghadapi laga berat di liga melawan Bologna setelah pertandingan ini.
Prediksi starting line-up Biancocelesti (4-3-3): Christos Mandas (kiper); Manuel Lazzari, Patric, Alessio Romagnoli, Nuno Tavares (bek); Matteo Guendouzi, Reda Belahyane, Toma Basic (gelandang); Pedro, Tijjani Noslin, Mattia Zaccagni (striker).
Baca Juga: 3 Hal yang Wajib Dihindari Saat Ulang Tahun agar Hidup Setahun ke Depan Jauh Lebih Lancar
AC Milan
Kubu Milan diperkirakan akan tampil dengan susunan pemain yang cukup kuat, meskipun pilihan penyerang mereka mungkin terbatas. Christian Pulisic, yang telah mencetak dua gol di Coppa Italia dan tujuh gol dari sepuluh penampilan musim ini, menjadi pemain penting, meskipun ia mungkin belum sepenuhnya fit untuk tampil sebagai starter.
Selain Pulisic, Santiago Gimenez juga absen karena cedera. Oleh karena itu, duet penyerang Leao dan Christopher Nkunku diharapkan akan menjadi andalan tim tamu dalam laga ini.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
