Logo JawaPos
Author avatar - Image
04 Desember 2025, 22.34 WIB

Bukan Hak Cipta! Panitia SEA Games Thailand Klarifikasi Duel Vietnam vs Laos Tanpa Lagu Kebangsaan

Logo SEA Games 2025. (Istimewa) - Image

Logo SEA Games 2025. (Istimewa)

JawaPos.com-Panitia penyelenggara SEA Games 2025 Thailand, THAISOC memberikan klarifikasi menyusul insiden tak ada lagu kebangsaan dalam duel Vietnam vs Laos. Mereka sudah memberikan permohonan maaf dan membantah hal itu karena masalah hak cipta.

Insiden memalukan terjadi dalam pertandingan pembuka sepak bola SEA Games 2025 antara Vietnam vs Laos di Stadion Rajamangala, Thailand, pada Rabu (3/12). Tidak ada musik pengiring yang menyertai pemain dan ofisial tim saat menyanyikan lagu kebangsaan kedua negara. Kecanggungan pun tak dapat dihindarkan di stadion.

Kejadian itu muncul saat Vietnam dan Laos memasuki lapangan Stadion Rajamangala. Mereka berdiri tegap dan bersiap untuk menyanyikan lagu kebangsaan.

Namun masalah muncul saat momen tersebut. Tidak ada musik pengiring di waktu yang seharusnya. Panitia penyelenggara kemudian memutuskan tidak memutar musik pengiring, memaksa pemain dari kedua tim untuk bernyanyi tanpa ada iringan.

Beredar kabar bahwa kejadian itu muncul akibat ada hak cipta. Tapi Otoritas Olahraga Thailand (SAT) langsung dengan tegas membantah. Pihak Thailand juga langsung mengirim surat permohonan maaf kepada Laos dan Vietnam atas insiden memalukan tersebut.

"Otoritas Olahraga Thailand (SAT) baru-baru ini mengklarifikasi bahwa masalah tersebut tidak disebabkan oleh pembatasan hak cipta pada lagu kebangsaan," tulis dalam salah satu media Thailand Siam Sport.

"Melainkan oleh kegagalan fungsi pada sistem suara stadion, karena tidak ada musik yang diputar saat itu, meskipun sistem telah diuji dua hari sebelumnya dan ditemukan berfungsi normal," tambahnya.

Gubernur SAT, Dr. Kongsak Yodmanee mengungkapkan, pihaknya sudah menerima laporan mengenai insiden. Dia pun langsung datang ke Stadion Nasional Rajamangala untuk mengatasi masalah tersebut.

"Kegagalan memainkan lagu kebangsaan bukan karena masalah hak cipta, melainkan karena kegagalan sistem suara," kata Kongsak.

"Kami akan mempercepat perbaikan agar para peserta di masa mendatang dapat memainkan lagu kebangsaan seperti biasa," ucap dia.

Kejadian itu memang jadi sorotan besar. Apalagi sebelumnya THAISOC juga melakukan kesalahan fatal lain yang berkaitan dengan Indonesia. Yakni salah bendera saat menampilkan jadwal pertandingan sepak bola putri melawan Thailand.

Panitia penyelenggara SEA Games 2025 menampilkan Timnas Futsal Thailand dengan bendera Vietnam, sementara Timnas Futsal Indonesia digambarkan dengan bendera Laos.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore