Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 Desember 2025, 00.36 WIB

Formasi Baru Xabi Alonso Bisa Jadi Awal Kebangkitan Real Madrid

Real Madrid raih kemenangan 3-0 atas Athletic Club di San Mames. (ig @realmadrid) - Image

Real Madrid raih kemenangan 3-0 atas Athletic Club di San Mames. (ig @realmadrid)

JawaPos.com-Kemenangan 3-0 Real Madrid atas Athletic Club di San Mames bukan sekadar tiga poin. Hasil ini membawa angin baru untuk skuad Xabi Alonso yang sebelumnya tersendat dalam tiga laga tandang La Liga dengan hasil imbang beruntun. 

Untuk pertama kali dalam empat pertandingan, Los Blancos terlihat seperti tim yang kembali menemukan ritme dan arah. Semuanya berawal dari satu hal, keberanian Alonso mengutak-atik formasi.

Formasi Baru, Energi Baru

Melansir AS, pelatih asal Spanyol itu memulai laga dengan formasi 4-4-2—sebuah pendekatan yang jarang dia gunakan sejak tiba di Bernabéu. Alvaro Carreras dan Trent Alexander-Arnold mengisi sisi pertahanan, mengapit duet Antonio Rüdiger dan Éder Militão. 

Di lini tengah, Jude Bellingham dan Federico Valverde berperan sebagai gelandang serang, berdiri tepat di depan poros ganda Prancis Aurelien Tchouameni dan Eduardo Camavinga.

Tapi kejutannya tidak berhenti di situ. Begitu menyerang, Real Madrid bergeser menjadi 3-5-2. Tchouameni mundur sejajar dengan Rüdiger dan Militão, sementara bek sayap naik ke lini tengah untuk memperbanyak opsi progresi bola. 

Perubahan ini membuat Bellingham dan Valverde bebas menempati area sentral, tempat mereka paling mematikan. Hasilnya? Benar-benar terasa.

Real Madrid terlihat lebih nyaman menguasai bola, lebih solid dalam tekanan, dan setiap pemain tampil lebih mendekati versi terbaiknya.

Vinícius Jr. tampil hidup tanpa beban defensif berlebih. Mbappé tetap menjadi pusat gravitasi serangan dan gelandang-gelandang Madrid memainkan peran mereka dengan struktur yang jelas.

Tchouameni yang malam itu menjadi jantung permainan mencatat 104 sentuhan, angka yang menunjukkan betapa besar peran barunya dalam skema tersebut.

Bellingham tampil lebih bebas dan kembali ke posisi favorit, berdiri lebih dekat dengan Mbappé dan memberi kombinasi yang menjanjikan di lini depan. 

Trent Alexander-Arnold sebelum cedera memanfaatkan kebebasan menyerang yang diberikan Alonso dan terlihat kembali ke performa puncak.

Formasi baru ini bukan sekadar eksperimen. Xabi membawa identitas, struktur, dan arah yang jelas bagi tim yang sempat limbung dalam beberapa pekan terakhir.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore