Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 Desember 2025, 01.17 WIB

LaLiga Kecam Nyanyian Rasis Suporter Athletic Club ke Dua Bintang Real Madrid, Apa Selanjutnya?

Vinicius Junior (Instagram @vinijr)

 

JawaPos.com - Pertandingan panas di San Mamés antara Athletic Club dan Real Madrid tadi malam tak hanya menyajikan duel intens di lapangan, tetapi juga insiden yang mencoreng atmosfer pertandingan. 

Meski Los Blancos tampil dominan dan pulang membawa kemenangan meyakinkan, sorotan justru mengarah ke perilaku sebagian suporter tuan rumah.

Dalam laporan resmi yang dirilis LaLiga, otoritas kompetisi mengecam keras nyanyian tidak pantas dan ofensif yang diarahkan kepada dua pemain Real Madrid: Vinícius Jr dan Raul Asencio

Laporan tersebut, yang dikonfirmasi melalui Mundo Deportivo, memuat detail lengkap mengenai momen-momen ketika suporter Athletic Bilbao melewati batas.

Nyanyian yang Berulang dan Menyasar Pemain Tertentu

Insiden bermula bahkan sebelum pertandingan berjalan jauh. Beberapa kelompok suporter dilaporkan mulai melontarkan nyanyian “Whitee Real Madrid, Whitee Real Madrid” saat laga baru memasuki menit pertama. 

Chant tersebut tidak hanya muncul sekali, namun diulang pada menit-menit awal, menjelang akhir babak pertama, dan ketika babak kedua dimulai.

Situasi makin buruk ketika chant yang secara langsung menargetkan Vinícius Jr mulai terdengar. Dalam laporan disebutkan bahwa suporter berteriak "Bodoh, konyol" serta "Vinicius subnormal"—nyanyian yang jelas bersifat menghina dan tercatat muncul pada menit ke-19, ke-57, dan ke-76.

Tak berhenti di situ, Raul Asencio turut menjadi sasaran setelah masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-55. Begitu kakinya menginjak lapangan, sebagian suporter langsung melontarkan ejekan seperti "Asencio mati, Asencio bajingan."

Respons Athletic Club

Athletic Club menyadari bahwa situasi di tribun mulai tidak terkendali. Klub tuan rumah segera menayangkan pesan melalui papan skor stadion—dalam bahasa Basque dan Spanyol—yang mengimbau suporter untuk berhenti bernyanyi hal-hal yang menyinggung dan menghormati para pemain di lapangan.

Meski imbauan tersebut menunjukkan itikad baik dari klub, insiden sudah terlanjur terjadi dan masuk dalam laporan resmi LaLiga.

Kasus ini bukanlah yang pertama dialami Real Madrid dalam beberapa musim terakhir. LaLiga kini menunggu langkah lanjutan dari komite disiplin atau otoritas terkait, dan mengingat sifat chant yang tercatat dalam laporan, konsekuensi yang lebih serius bisa saja menanti.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore