Lionel Messi siap pimpin Argentina pertahankan gelar juara dunia. (FIFA)
JawaPos.com — Undian Piala Dunia 2026 menghadirkan dinamika menarik setelah beberapa tim unggulan justru mendapati diri mereka berada di grup yang cukup rumit. Prancis dan Inggris termasuk di antaranya, sementara Argentina memperoleh jalan yang relatif lebih bersahabat untuk memulai perjalanan mempertahankan gelar mereka.
Acara pengundian yang berlangsung di John F. Kennedy Center, Washington, memunculkan pembagian grup yang memperlihatkan ketimpangan kekuatan akibat bertambahnya jumlah peserta menjadi 48 negara.
Beberapa grup terlihat jauh lebih berimbang, terutama Grup I dan Grup L yang langsung mencuri perhatian para pencinta sepak bola.
Argentina boleh tersenyum karena mereka ditempatkan di Grup J bersama Aljazair, Austria, dan Yordania yang baru mencatatkan debut.
Di atas kertas Lionel Messi dan kawan-kawan tidak akan menghadapi tekanan sebesar sang rival Eropa yang bertemu lawan-lawan berbahaya sejak fase awal turnamen.
Turnamen ini akan dibuka pada 11 Juni dengan pertandingan antara Meksiko dan Afrika Selatan di Grup A, yang menandai dimulainya format baru Piala Dunia dengan lebih banyak pertandingan dan ritme kompetisi yang semakin padat.
Momen itu sekaligus menegaskan betapa besar ekspektasi publik terhadap pesta sepak bola terbesar sejagat tersebut.
Sorotan terbesar mengarah ke Grup I yang mempertemukan Prancis dengan Senegal, Norwegia, serta pemenang play-off antara Irak, Bolivia, dan Suriname.
Publik dunia langsung menantikan duel tajam dua striker generasi baru, Kylian Mbappe dan Erling Haaland yang akhirnya bertemu di panggung sebesar Piala Dunia.
Hasil undian Piala Dunia 2026.
Prancis tidak hanya dihadapkan pada ancaman Norwegia karena Senegal juga memiliki sejarah panjang sebagai tim yang sulit ditaklukkan berkat fisik kuat dan organisasi permainan yang solid.
Jika Bolivia lolos dari jalur play-off, tantangan Les Bleus semakin berat mengingat karakter mereka yang tampil agresif dan tidak kenal kompromi.
Inggris pun bernasib serupa setelah masuk ke Grup L bersama Kroasia, Ghana, dan Panama yang secara keseluruhan membentuk komposisi grup paling tak terduga.
Kroasia kembali menjadi rival utama seperti halnya di semifinal Piala Dunia 2018, sementara Ghana tetap menyimpan potensi kejutan seperti yang pernah terjadi pada laga uji coba tahun 2011 yang berakhir 1-1.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
