Logo JawaPos
Author avatar - Image
09 Desember 2025, 17.38 WIB

Real Madrid Tidak Akan Datangkan Zidane untuk Gantikan Xabi Alonso

Di tengah tekanan besar pada Xabi Alonso, laporan terbaru menegaskan bahwa Real Madrid tidak mempertimbangkan Zinedine Zidane sebagai pengganti. (IG Zidane) - Image

Di tengah tekanan besar pada Xabi Alonso, laporan terbaru menegaskan bahwa Real Madrid tidak mempertimbangkan Zinedine Zidane sebagai pengganti. (IG Zidane)

JawaPos.com - Real Madrid sedang berada di salah satu fase paling penuh gejolak musim ini. Tekanan pada Xabi Alonso kian membesar, kritik berdatangan dari segala arah, dan performa tim pun jauh dari stabil. 

Namun di tengah hiruk-pikuk rumor pergantian pelatih, satu hal kini sudah dipastikan: Zinedine Zidane tidak masuk dalam daftar kandidat pengganti.

Menurut laporan dari AS, meski nama Zidane selalu melayang-layang setiap kali Madrid terpuruk, kali ini ceritanya berbeda. 

Sang legenda Prancis sedang berada dalam negosiasi mendalam dengan Federasi Sepak Bola Prancis, dan diproyeksikan untuk mengambil alih Les Bleus setelah Piala Dunia 2026. 

Dengan kata lain, kembalinya Zidane ke Bernabéu—untuk ketiga kalinya—lebih merupakan fantasi ketimbang rencana nyata.

Ketegangan yang Meningkat di Bernabéu

Tidak bisa dipungkiri, kekalahan dari Celta Vigo menjadi pemantik utama kondisi panas di dalam klub. Seperti laporan yang menyebutkan bahwa “rasa frustrasi tumbuh di dalam klub”, emosi memang memuncak setelah performa yang dianggap jauh dari standar Real Madrid.

Namun begitu suasana mereda, analisis yang lebih rasional mulai muncul. Para petinggi klub menyadari bahwa situasinya serius. Mereka butuh solusi segera.

Dalam rapat internal keesokan paginya, garis besar masalah kembali dipetakan: proyek Alonso sebenarnya dirancang untuk jangka tiga tahun. Tetapi Madrid bukan tempat yang toleran terhadap hasil yang mengecewakan, dan waktu bisa terasa jauh lebih pendek dari rencana.

Segalanya yang Tidak Sinkron

Sumber lain menyebutkan bahwa hubungan Alonso dengan para pemain turut menjadi perhatian. Disebutkan bahwa “hubungan Alonso dengan para pemain” mulai dipertanyakan, memicu obrolan internal untuk memulihkan chemistry yang tergerus.

Namun respons tim sejauh ini belum konsisten. Ada pemain yang bisa mengikuti metode Alonso, ada yang masih kesulitan untuk menyamai tuntutan yang ia tetapkan. Ketidaksinkronan inilah yang kemudian memperlebar kecemasan dalam skuad.

Meski begitu, penting dicatat: Alonso belum menerima ultimatum. Klub masih memegang komitmen terhadap struktur jangka panjang yang sudah direncanakan, meskipun tekanan eksternal semakin berisik.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore