
Christian Pulisic cetak dua gol, AC Milan comeback 3-2 atas Torino. (Instagram.com/AC milan)
JawaPos.com-Christian Pulisic mengatakan dia tergeletak di tempat tidur hanya dua hari sebelum membawa AC Milan kembali ke puncak Serie A. Dua golnya di babak kedua membawa AC Milan comeback 3-2 melawan Torino.
Pulisic menjadi pahlawan Milan yang masuk dari bangku cadangan. Dia mencetak dua gol dalam kurun waktu 10 menit setelah masuk pada menit ke-66 untuk memastikan kemenangan 3-2 pada Selasa (9/12) dini hari.
Nikola Vlasic dan Duvan Zapata membawa Torino unggul dua gol saat pertandingan baru berjalan 24 menit. Gol menakjubkan Adrien Rabiot memperkecil ketertinggalan tak lama kemudian.
Setelah menggantikan Davide Bartesaghi pada menit ke-66, Pulisic menyamakan kedudukan hanya 35 detik setelah masuk. Pemain internasional Amerika Serikat tersebut kemudian mencetak gol kemenangan dari umpan silang Samuele Ricci 13 menit menjelang bubaran.
Pulisic menjadi pemain Milan ketiga yang mencetak beberapa gol dalam pertandingan Serie A sebagai pemain pengganti selama 10 musim terakhir. Ante Rebic melakukannya saat melawan Udinese pada 19 Januari 2020 dan Santiago Gimenez saat lawan Bologna pada 9 Mei .
"Dua hari yang lalu saya terbaring tak sadarkan diri di tempat tidur, tetapi hari ini saya merasa jauh lebih baik, dan saya sangat senang bisa datang ke sini dan membantu tim," ujar Pulisic kepada Sky Sport Italia.
"Kemarin saya tidak tahu apakah saya bisa bermain, tapi pagi ini saya merasa jauh lebih baik. Sejujurnya, saya lebih senang dengan kemenangan ini daripada gol-golnya," imbuh dia.
AC Milan kini mengoleksi 31 poin setelah 14 pertandingan liga Italia musim 2025/2026. Ini adalah perolehan poin terbaik mereka setelah 14 pertandingan sejak 2021-2022, musim di mana terakhir kali mereka meraih scudetto.
Ketika Rossoneri melampaui angka 30 poin setelah 14 pertandingan musim kompetisi teratas, mereka tidak pernah finis lebih rendah dari posisi ketiga di era tiga poin per kemenangan.
Kunci kesuksesan mereka adalah Pulisic. Meskipun hanya tampil sembilan kali di liga musim ini, tidak ada pemain yang mencetak lebih banyak gol untuk Milan daripada tujuh golnya.
"Musim ini agak aneh. Saya ingin lebih bugar untuk bertanding. Kita harus menjalaninya satu pertandingan pada satu waktu, lalu kita lihat di mana posisi kita di akhir musim" ujar Pulisic.
Namun momen penting lainnya dalam pertandingan datang dari Rabiot, yang melepaskan tendangan sensasional sejauh 29 meter melewati Franco Israel pada menit ke-24 untuk memperkecil ketertinggalan.
Dengan jarak 29 meter, itu adalah gol terjauh Milan dalam hal jarak di Serie A sejak Keisuke Honda membobol gawang dari jarak 30 meter pada Februari 2016 melawan Genoa.
"Kami memulai dengan buruk, tetapi di pertengahan babak pertama kami bermain lebih baik dan meyakinkan diri sendiri bahwa kami harus bermain lebih baik di babak kedua, lebih bertekad," ujar Rabiot.
"Kami juga segera melihat perubahan tempo, dan masuknya Christian memberi dampak baik bagi kami. Ini adalah pertandingan yang dapat mengubah musim, membuktikan bahwa kami ada di sini dalam hal tekad dan fokus," tambah dia.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
