Raul Asencio. (Istimewa)
JawaPos.com - Kemerosotan performa Real Madrid di Santiago Bernabéu kembali mencapai titik panas. Setelah tumbang 0-2 dari Celta Vigo, Los Blancos kembali menelan kekalahan kandang, kali ini 1-2 dari Manchester City di Liga Champions UEFA.
Intensitas permainan memang meningkat, tetapi hasilnya tetap tak memihak mereka dan membuat atmosfer stadion semakin tegang dan penuh tekanan.
Meski menunjukkan komitmen lebih baik, Real Madrid jelas kalah efektif dari City. Tanpa penyelamatan kelas dunia Thibaut Courtois, skor bisa saja lebih buruk. Namun usaha itu belum cukup untuk menenangkan hati para pendukung di Bernabéu.
Bernabéu Mulai Tak Ramah
Bernabéu memang terkenal sebagai stadion yang menuntut banyak dari para pemainnya. Saat waktu terus berjalan menuju akhir pertandingan, suasana berubah drastis: siulan menggema, rasa frustrasi menumpuk, dan para pemain merasakan langsung panasnya tekanan dari tribun.
Menurut SPORT, Vinicius Jr. menjadi pemain paling disorot malam itu. Di momen-momen krusial ketika Madrid menurunkan enam penyerang demi mencari gol penyama kedudukan, Vinicius malah beberapa kali gagal mengirimkan umpan silang dengan baik. Tiga umpan melenceng cukup untuk memancing siulan yang semakin keras setiap menitnya.
“Pemain yang paling banyak disorot adalah Vinicius Jr. Para penonton di Bernabéu menunjuk langsung kepadanya, dan ia menerima tiga cemoohan berturut-turut karena menyia-nyiakan peluang di menit-menit terakhir,” tulis laporan tersebut.
Tak hanya Vinicius, Raul Asencio juga berada dalam sorotan. Salah satu clearance-nya yang buruk langsung memberikan bola kepada Manchester City, dan reaksi dari para pendukung pun spontan: cemoohan tajam dari seluruh penjuru stadion.
“Bek tengah itu mendengar cemoohan dari tribun dan menunjuk ke arah penonton, meminta mereka untuk tidak mencemooh tim. Hal ini tidak diterima dengan baik oleh para penggemar Real Madrid, yang kemudian mencemoohnya,” tulis laporan itu.
Asencio sempat membalas dengan gestur agar fans tetap mendukung tim, tetapi respons itu justru memperkeruh suasana. Meski ia menerima tepuk tangan sopan saat ditarik keluar, ekspresi wajahnya menunjukkan jelas bahwa ketegangan itu menyentuh sisi emosionalnya.
Dengan tekanan yang terus meningkat dan beberapa pemain berada dalam sasaran kritik, laga-laga ke depan akan menjadi ujian besar tak hanya bagi Xabi Alonso, tetapi juga untuk mentalitas skuad Madrid dalam menghadapi tuntutan suporter mereka.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
