Brahim Diaz dan Walid Regragui. (Le360 Sport)
JawaPos.com – Pelatih tim nasional Maroko, Walid Regragui, mengungkapkan keyakinannya bahwa Brahim Diaz bisa menjadi pemain terbaik dunia. Pernyataan ini muncul setelah Diaz menunjukkan performa gemilang dengan mencetak lima gol dalam lima pertandingan Piala Afrika, termasuk saat Maroko mengalahkan Kamerun di perempat final.
Tim Singa Atlas berhasil melangkah ke semifinal Piala Afrika untuk pertama kalinya dalam 22 tahun, setelah mengalahkan Singa Tak Terkalahkan dengan skor 2-0. Diaz menjadi pencetak gol pertama pada menit ke-26, diikuti oleh Ismael Saibari yang menggandakan keunggulan 16 menit sebelum pertandingan berakhir.
Pemain yang berposisi serba bisa ini telah membuktikan dirinya sebagai sosok paling menonjol di turnamen. Ia menjadi pemain pertama dalam sejarah yang berhasil mencetak gol di lima pertandingan AFCON secara beruntun.
"Dia tidak hanya mencetak gol, tetapi juga mengubah mentalitasnya. Dia banyak berlari, berjuang, dan menguasai bola, yang mengirimkan pesan kepada timnya bahwa dia sangat penting dalam semangat tim Maroko," ungkap Regragui kepada ESPN.
"Ketika Anda melihat pemain terbaik berlari seperti ini, dan kemudian dia mencetak gol-gol yang sangat penting bagi kami, itu sangat berarti. Dia percaya pada apa yang saya inginkan, dan dia telah mengubah mentalitasnya," tambahnya.
Diaz telah menjadi pencetak gol pembuka bagi Maroko dalam empat dari lima pertandingan mereka di Piala Afrika, termasuk saat meraih kemenangan 2-0 atas Komoro, hasil imbang 1-1 dengan Mali, serta kemenangan 1-0 atas Tanzania di babak 16 besar.
Dengan performa luar biasa ini, peluang Diaz untuk meraih Sepatu Emas dan penghargaan Pemain Terbaik Turnamen semakin terbuka lebar. Hal ini sangat kontras dengan penampilannya yang terpinggirkan di Real Madrid musim ini.
Di klub, mantan pemain AC Milan ini hanya memulai tiga pertandingan liga di bawah asuhan Xabi Alonso, dengan total satu gol dari 17 penampilan di La Liga dan Liga Champions, kebanyakan dari bangku cadangan.
"Kami telah memberi kesempatan kepada Brahim untuk meningkatkan kekuatannya, bahkan menariknya keluar di menit ke-76, menit ke-71, dan menit ke-64, meskipun dia mencetak gol," lanjut Regragui.
"Dia kekurangan kekuatan karena minimnya waktu bermain di level klub, dan itu adalah bagian dari upaya kami bersama staf untuk membangkitkannya. Dia semakin kuat di sini, dan kami sangat senang," jelas pelatih berusia 50 tahun ini.
"Dia memulai kompetisi dengan sangat baik dan telah mencetak gol di setiap pertandingan sejauh ini, jadi saya sangat senang dengan Brahim. Saat ini, ia adalah faktor X dalam tim saya, dan saya ingin mengucapkan selamat kepadanya," ungkapnya.
"Sekarang, ia mengerti arti memiliki darah Maroko. Itu berarti berlari, berjuang, dan memberikan semua yang Anda miliki," tutup pelatih yang lahir di Corbeil-Essonnes, Prancis ini.
Selanjutnya, timnas Maroko yang dipimpin oleh Walid Regragui dan Brahim Diaz akan berhadapan dengan Nigeria di babak semifinal. Pertandingan ini akan berlangsung pada Kamis (15/1) dini hari WIB, di Stadion Prince Moulay Abdellah.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
