Posisi Xabi Alonso di Real Madrid disebut tetap aman meski Los Blancos kalah dari Barcelona di final Piala Super Spanyol, berkat tren positif dan hasil meyakinkan. (Instagram/@realmadrid)
JawaPos.com - Menjelang pergantian tahun, Xabi Alonso sempat berada dalam tekanan besar di Real Madrid.
Posisi pelatih berusia 44 tahun itu dipertanyakan setelah serangkaian hasil buruk pada awal Desember, ditambah laporan mengenai situasi ruang ganti yang kurang stabil.
Saat itu membuat masa depan Alonso menjadi topik spekulasi utama, meskipun Los Blancos berhasil meraih tiga kemenangan beruntun saat menutup 2025. Namun, situasi tersebut kini berubah drastis.
Melansir MARCA, Alonso diperkirakan akan tetap bertahan sebagai pelatih Real Madrid, bahkan jika timnya gagal meraih kemenangan atas Barcelona di final Piala Super Spanyol akhir pekan ini.
Serangkaian hasil positif menjadi faktor kunci. Lima kemenangan beruntun, termasuk kemenangan penting atas Atletico Madrid di semifinal Piala Super, telah membawa ketenangan di sekitar bangku cadangan Santiago Bernabeu.
Kemenangan derbi tersebut bahkan dinilai bernilai ganda, karena tak hanya memastikan tiket ke final, tetapi juga menciptakan semacam gencatan senjata sementara terkait masa depan Alonso.
Sebelumnya, laga derbi di Jeddah dianggap sebagai titik kritis. Kekalahan di pertandingan itu, terutama setelah Real Madrid sempat kalah dari Atletico di awal musim, diyakini bisa berujung pada pemecatan Alonso.
Namun, sang pelatih berhasil merespons tekanan dengan cara terbaik: kemenangan demi kemenangan.
Setelah melalui periode sulit di mana Real Madrid hanya meraih dua kemenangan dari delapan pertandingan, tren positif kini benar-benar terasa.
Lima kemenangan beruntun telah membawa tim keluar dari situasi genting yang sempat mengancam proyek Alonso di ibu kota Spanyol.
Secara keseluruhan, Real Madrid telah memenangkan 20 dari 27 pertandingan di semua kompetisi musim ini.
Tingkat kemenangan sebesar 74 persen tersebut menjadi angka yang sulit diabaikan dan menunjukkan bahwa performa tim masih berada di level tinggi.
Dengan konteks itu, bahkan jika Real Madrid terpeleset di final Piala Super Spanyol melawan Barcelona pada Minggu (11/1), Xabi Alonso tampaknya telah melakukan cukup banyak hal untuk mengamankan posisinya.
Setidaknya untuk saat ini, kursi pelatih di Santiago Bernabeu masih akan tetap menjadi miliknya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
