
Penjaga gawang Real Madrid Thibaut Courtois. (ig @thibautcourtois)
JawaPos.com-Kekalahan Real Madrid dari Barcelona di final Piala Super Spanyol kembali meninggalkan rasa pahit di kubu Los Blancos. Pertandingan berjalan ketat hingga menit-menit akhir,
Barcelona keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2 dan menggagalkan Madrid menambah koleksi trofi. Meski Real Madrid menunjukkan tanda-tanda peningkatan, hasil akhir menegaskan bahwa jarak antara dua rival abadi ini masih sangat tipis.
Detail kecil kembali menjadi pembeda dan kali ini tidak berpihak pada Real Madrid. Melansir AS, usai pertandingan, Thibaut Courtois tidak menutupi rasa kecewanya. Kiper utama Madrid itu mengakui bahwa kalah di partai final selalu menyakitkan, terlebih ketika lawan yang dihadapi adalah Barcelona.
“Ya, karena pada akhirnya, di babak kedua, kami bermain bagus dan kalah di final tidak pernah menyenangkan, terutama melawan rival Anda,” ucap Thibaut Courtois.
“Kami sedih, tetapi kami harus melanjutkan dan fokus pada Piala dan Liga. Di babak kedua, detail-detailnya merugikan kami,” imbuh dia.
Courtois menegaskan bahwa performa tim sebenarnya memberi harapan, meski hasil akhir tidak sesuai dengan yang diinginkan.
“Terkadang hal-hal tidak berjalan seperti yang seharusnya, tetapi kami menunjukkan bahwa kami adalah tim yang bersemangat dan bahwa kami bisa menang,” jelas dia.
Courtois juga memberikan analisisnya terkait jalannya pertandingan. Menurut dia, babak pertama memainkan peran besar dalam menentukan hasil akhir, ditambah faktor-faktor kecil yang akhirnya merugikan Madrid.
“Di babak pertama, kami terlalu tertutup, kami tidak bermain dengan cara yang sama sepanjang pertandingan, tetapi itu juga normal, karena cuacanya sangat panas,” terang Thibaut Courtois.
“Kami punya peluang, tapi bola tidak mau masuk. Namun, mereka justru mencetak gol pertama melewati sela-sela kaki, gol kedua membentur tiang gawang, dan gol ketiga tercipta setelah bola memantul,” beber Thibaut Courtois.
Bagi Courtois, semuanya kembali pada detail yang sering kali tak bisa dikendalikan.
“Seperti yang saya bilang, detailnya. Nasib buruk, karena kami punya banyak peluan,” tambah dia
Di tengah kekecewaan, Courtois tetap menyoroti sisi positif, terutama performa Vinicius Jr. yang terus merepotkan lini belakang Barcelona sepanjang pertandingan. Penampilan pemain Brasil itu sama sekali bukan kejutan.
“Kami memiliki kepercayaan penuh padanya. Dia pemain hebat, seseorang yang mampu melakukan ini. Pria yang sangat berbakat, berkualitas tinggi. Dan itu adalah gol yang luar biasa,” kata Thibaut Courtois.
Courtois bahkan menilai Vinicius menjadi mimpi buruk bagi pertahanan lawan.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
