Jelang laga La Liga melawan Levante, Alvaro Arbeloa meminta pemain Real Madrid tetap tenang menghadapi potensi cemoohan fans di Bernabeu usai rentetan hasil buruk. (Instagram/@realmadrid)
JawaPos.com - Real Madrid kembali pada Sabtu (17/1) ini untuk menjalani laga pekan ke-20. Hampir dua pekan berlalu sejak kemenangan telak 5-1 atas Real Betis, tetapi atmosfer yang menyambut Los Blancos kali ini jauh dari kata ideal.
Situasi berubah drastis di awal 2026. Kini, memimpin tim sebagai pelatih baru setelah pemecatan. Di sisi lain, Madrid baru saja menelan dua pukulan beruntun: kalah 3-2 dari di final Piala Super Spanyol, lalu tersingkir dari Copa del Rey usai kalah 3-2 dari.
Kombinasi hasil buruk tersebut membuat para pendukung Madrid bersiap meluapkan kekecewaan. Cemoohan dari tribun Bernabeu disebut hampir tak terelakkan saat datang bertamu. Manajemen klub pun menyadari potensi badai ini.
Melansir Defensa Central, presiden klub bersama Arbeloa telah menyampaikan pesan tegas kepada para pemain agar menjaga ketenangan. Arahan yang disampaikan sangat jelas.
"Tidak seorang pun boleh berkonfrontasi atau membuat gerakan ke arah tribun jika ada siulan," sebuah imbauan agar fokus tetap tertuju pada permainan, bukan pada reaksi emosional yang justru bisa memperkeruh suasana.
Kekecewaan fans memang berada di titik puncak. Real Madrid kehilangan dua gelar hanya dalam rentang tiga hari. Kekalahan dari Albacete terasa semakin menyakitkan karena terjadi di Stadion Carlos Belmonte, tempat Madrid kembali bermain setelah 21 tahun tanpa pernah kalah sebelumnya.
Dengan kondisi lawan yang sedang terpuruk di zona degradasi Divisi Dua, sikap dan performa tim dinilai tak bisa ditoleransi. Sejak saat itu, amarah pendukung Merengues terus membara dan berpotensi meledak akhir pekan ini.
Arbeloa sangat menyadari situasi tersebut. Sejak Jumat (16/1) pagi, ia sudah memimpin persiapan di Valdebebas dan berbicara jujur soal kondisi tim jelang laga.
"Kami fokus, penuh energi, dan bersemangat untuk pertandingan ini. Sangat penting bagi kami untuk melanjutkan perjuangan memperebutkan La Liga, untuk kembali ke stadion kami, di depan para penggemar kami."
"Itu adalah sesuatu yang sangat memotivasi kami, dan kami ingin membuktikannya dengan penampilan yang hebat," kata Arbeloa dalam konferensi pers, sambil mengakui bahwa kritik dari fans bisa semakin keras setelah kegagalan di Copa del Rey.
Pelatih kelahiran Salamanca, Spanyol, itu juga menegaskan sikapnya terhadap reaksi suporter.
"Saya sangat menghormati pendapat para penggemar di Bernabéu. Saya mengerti bahwa para penggemar merasa sakit hati dan kecewa dengan kami. Saya akan meminta dukungan mereka untuk para pemain."
"Dalam 123 tahun sejarah, prestasi terbesar, pencapaian terhebat, dan gelar-gelar telah diraih ketika Bernabéu mendukung para pemainnya," tegas Arbeloa.
Ia pun mengajak semua pihak, termasuk staf pelatih, untuk merangkul situasi ini dengan kepala dingin.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
