Arda Guler dan Franco Mastantuono mencuri perhatian Alvaro Arbeloa usai tampil impresif sebagai pemain pengganti dalam kemenangan Real Madrid atas Levante di Santiago Bernabeu. (Instagram/@realmadrid)
JawaPos.com - Alvaro Arbeloa tak menyembunyikan rasa bangganya usai laga melawan Levante. Dalam konferensi pers, ia dengan lantang menyebut betapa besar kehormatan baginya bisa melatih pemain-pemain berkualitas di skuad utama Real Madrid.
Ini menjadi sebuah pernyataan yang terasa semakin bermakna setelah kemenangan 2-0 di Santiago Bernabeu, Sabtu (17/1) lalu.
Itu adalah kemenangan pertama Real Madrid di bawah kepemimpinan Arbeloa. Meski skor akhir tampak meyakinkan, jalannya pertandingan jauh dari kata mudah. Levante memberi perlawanan alot, dan Los Blancos sempat kesulitan menemukan ritme permainan mereka.
Situasi berubah di babak kedua. Pergantian pemain yang dilakukan Arbeloa terbukti krusial, membantu Real Madrid mendapatkan kembali kendali penuh permainan dan akhirnya mengunci kemenangan dengan dua gol.
Melansir akun X MadridXtra, dari sekian banyak pemain, ada dua nama yang secara khusus membuat Arbeloa terkesan lewat performa mereka.
Yang pertama adalah Arda Guler. Pemain muda asal Turki itu masuk pada menit ke-46 menggantikan Eduardo Camavinga dan langsung membawa warna berbeda di lini tengah.
Kreativitas Güler menjadi jawaban atas kebuntuan yang sempat dialami Real Madrid. Ia berperan dalam kedua gol tim malam itu dan secara tidak langsung terlibat dalam penalti yang didapatkan Madrid, lalu mencatatkan assist untuk gol Raul Asencio pada menit ke-65. Masuknya Guler membuat aliran bola Madrid lebih hidup dan berani.
Nama kedua yang tak kalah mencolok adalah Franco Mastantuono. Sama seperti Guler, pemain muda asal Argentina ini juga memulai laga dari bangku cadangan dan masuk di babak kedua, menggantikan Gonzalo Garcia.
Mastantuono menghadirkan lebar serangan yang selama ini kurang terlihat. Keberadaannya membuat sisi sayap Madrid lebih seimbang dan memberi dukungan yang lebih optimal bagi Kylian Mbappe dan Vinícius Junior.
Dibandingkan Garcia, Mastantuono dinilai lebih natural sebagai pemain sayap dan mampu meregangkan pertahanan lawan.
Penampilan Guler dan Mastantuono jelas memberi kesan mendalam bagi Arbeloa. Real Madrid terlihat jauh lebih tajam dan agresif ketika keduanya berada di lapangan, seolah membuka opsi baru dalam racikan taktik sang pelatih.
Kini, pertanyaan yang tersisa adalah apakah kepercayaan itu akan berlanjut ke susunan starter di laga-laga mendatang. Jika melihat dampak instan yang mereka berikan, bukan tak mungkin Arbeloa akan kembali mengandalkan keduanya.
Yang jelas, kemenangan atas Levante memberi sinyal positif: masa depan Real Madrid tampak semakin menarik dengan hadirnya darah muda yang berani unjuk gigi.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
