
Jurgen Klopp dalam sebuah acara bersama Red Bull. (IG: @kloppo)
JawaPos.com–Kursi panas sebagai pelatih Real Madrid kini tengah menjadi sorotan publik. Manajemen Los Blancos baru saja memecat Xabi Alonso dari posisinya dan Alvaro Arbeloa ditunjuk sebagai pengganti eks gelandang timnas Spanyol tersebut.
Kekalahan 2-3 atas FC Barcelona di turnamen Piala Super Spanyol menjadi ambang batas kesabaran manajemen Real Madrid terhadap Xabi Alonso. Laga tersebut tercatat sebagai pertandingan terakhir Xabi Alonso bersama Real Madrid, meskipun eks pelatih Bayer Leverkusen tersebut baru didatangkan di awal musim ini.
Awal karir Alvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala juga tidak berjalan mulus. Kylian Mbappe dan kawan-kawan secara mengejutkan ditaklukkan Albacete di babak 16 besar Piala Raja Spanyol.
Meskipun Arbeloa berhasil membawa anak asuhnya bangkit dengan mengalahkan Levante di Liga Spanyol, berbagai media internasional terus merumorkan nama-nama besar yang disinyalir akan menggantikan eks pelatih tim muda Real Madrid tersebut.
Salah satu nama yang santer muncul ke permukaan adalah Jurgen Klopp. Pelatih karismatik asal Jerman tersebut terakhir menukangi Liverpool pada musim 2023/24, sebelum memutuskan angkat kaki dari dunia kepelatihan.
Usai hengkang dari Anfield, Klopp kini bertugas di balik layer sebagai Head of Global Football di Red Bull. Perusahaan minuman berenergi tersebut memang memiliki berbagai klub sepak bola yang tersebar di berbagai penjuru dunia.
Ketika dikonfirmasi terkait rumornya bergabung dengan Real Madrid, eks pelatih Borussia Dortmund tersebut membantah jika dirinya siap kembali ke pinggir lapangan. Melansir situs TNT Sports, Klopp bersikukuh jika dia tidak berencana buat melatih tim mana pun.
Pelatih yang mempersembahkan trofi Liga Inggris dan Liga Champions untuk Liverpool ini bahkan mengatakan jika ia tidak perlu kembali turun gunung. Meskipun saat ini pintu untuk kembali ke kursi kepelatihan sedang tertutup, Klopp tetap mengatakan jika tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan.
”Saya tidak berencana untuk mengubah pikiran saya, namun siapa yang tahu. Saat ini kami sedang membangun rumah, dan istri saya ingin membangun ruangan trofi. Ini mungkin terdengar arogan, namun saya tahu jika saya mampu melatih sebuah tim. Namun, saya tidak perlu melakukannya hingga hari terakhir saya,” ungkap Klopp yang dikutip TNT Sports.
