Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa. (Dok. Real Madrid)
JawaPos.com - Salah satu prioritas utama Alvaro Arbeloa sejak mengambil alih kursi pelatih Real Madrid adalah memaksimalkan potensi Vinicius Junior.
Inkonsistensi performa, gestur emosional setelah diganti di El Clasico, hingga sorotan atas sikapnya di bangku cadangan pada ajang Copa del Rey, membuat namanya kerap menjadi bahan pembicaraan. Situasi tersebut menempatkan Vinicius dalam tekanan besar. Namun, kedatangan Arbeloa justru menjadi titik balik.
Sang pelatih datang dengan pendekatan berbeda, menempatkan Vinicius sebagai sosok penting yang harus kembali merasa nyaman dan percaya diri di lapangan.
Sejak awal, Arbeloa menunjukkan dukungan tanpa syarat. Ia tidak ragu menyampaikan pesan-pesan positif secara terbuka maupun langsung kepada pemain bernomor punggung tujuh itu.
Sebuah momen yang terekam kamera memperlihatkan bagaimana sang pelatih menyampaikan motivasi sederhana namun penuh makna.
Pesan motivasi Arbeloa kepada Vinicius: "Kamu akan berhasil"
Melansir MARCA, Vinicius langsung menuju ruang ganti setelah kemenangan Real Madrid di Bernabéu. Di tengah langkahnya melewati bangku cadangan, Arbeloa menyampaikan kata-kata yang menjadi cerminan filosofi kepelatihannya.
"Aku selalu bilang padamu, lakukan saja. Kamu pasti bisa, kamu pasti bisa, kamu pasti berhasil, lakukan saja, bertahanlah," ujar Arbeloa kepada Vinicius.
Dukungan itu bukan hanya datang sekali. Sejak hari pertama menangani tim utama, Arbeloa terus menegaskan kepercayaannya kepada Vinicius. Setelah laga Copa del Rey melawan Albacete, ia menyoroti kerja keras dan keberanian sang pemain.
"Sangat positif melihat dari mana dia berasal, usahanya, bahwa dia ingin berada di sini, bermain dan tidak bersembunyi. Itulah Vinicius yang ingin saya lihat. Suatu hari nanti dia akan memiliki hari-hari yang lebih cerah dan hari-hari lain yang kurang begitu. Vinicius inilah kapten dan dialah yang ingin saya lihat."
Meski Real Madrid tersingkir dari Copa del Rey, Arbeloa tetap membela Vinicius. Ia menekankan bahwa sang pemain tidak pernah berhenti meminta bola dan berani mengambil tanggung jawab.
"Dia tidak berhenti menghadapi bola, meminta bola... Itulah kepemimpinan dan itulah yang saya butuhkan dari Vinicius dan yang ingin saya lihat darinya," tegasnya.
Dukungan tersebut terasa semakin penting setelah Vinicius menerima cemoohan keras dari penonton Bernabéu pada laga melawan Levante. Arbeloa memilih meredam situasi dan mengingatkan bahwa tuntutan tinggi adalah bagian dari identitas klub.
"Saya juga sering dicemooh dan yang membuat kami hebat adalah tuntutan dari klub ini dan kami harus selalu menerimanya dengan baik karena mereka tahu kami bisa memberikan lebih banyak lagi," katanya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
