
Pemain Aston Villa, Jadon Sancho, bereaksi bersama rekan-rekannya setelah mencetak gol ke gawang Fenerbahce dalam pertandingan Liga Europa 2025/26 (The Sun)
JawaPos.com – Klub sepak bola Turki Fenerbahçe menuai kecaman serius setelah beberapa pendukung penyandang disabilitas Aston Villa ‘dikurung’ selama pertandingan Liga Europa. Dikutip dari situs berita Daily Mail, pertandingan tersebut berhasil dimenangkan oleh Aston Villa dengan skor 1-0 atas Fenerbahçe di Stadion Chobani, Istanbul, Turki pada Kamis (22/1).
Setidaknya ada dua ribu pendukung Aston Villa melakukan perjalanan dari West Midlands, Inggris ke Istanbul untuk menonton pertandingan Liga Europa 2025/26 melawan Fenerbahçe. Banyak para pendukung Aston Villa di Stadion Chobani merayakan gol kemenangan yang dicetak oleh Jadon Sancho pada menit ke-25, tetapi tidak dengan penyandang disabilitas.
Aston Villa melalui keterangannya dalam akun X resmi @AVFCSupport mengatakan bahwa seluruh bagian tribun tandang di Sradion Chobani dibuat ‘berbeda’ dengan tribun kandang.
“Seluruh bagian tribun tandang (di Stadion Chobani) ditutupi dengan jaring pelindung, yang mungkin sedikit membatasi pandangan (para penonton),” bunyi pernyataan Aston Villa.
“Terdapat pagar logam di bagian depan setiap tingkat. Bagian kursi roda dipagari. Terdapat layar Perspex yang memisahkan bagian pendukung tim tamu dan tuan rumah,” tambahnya.
Pemandangan tersebut langsung memicu komentar keras dari para penggemar sepak bola di seluruh dunia, tidak terkecuali Asosiasi Pendukung Sepak Bola Inggris dan Wales.
“Sungguh, apakah perlu hal (pemisahan bagian tribun pendukung tim tamu dan tuan rumah) ini?” tanya Asosiasi Pendukung Sepak Bola Inggris dan Wales melalui media sosial X.
Seorang pendukung penyandang disabilitas Aston Villa bernama Jude membagikan video dirinya di dalam pagar kuning bersama dua pengguna kursi roda lainnya di Stadion Chobani.
“Mimpi buruk, Jude, salut untukmu karena telah menghadapi ini!” demikian bunyi salah satu komentar dari pendukung Aston Villa yang menanggapi video milik Jude tersebut di X.
“Menonton sepak bola tidak begitu penting bagi saya. Dikurung seperti binatang. Tidak, terima kasih,” kata salah satu pendukung Fenerbahçe melalui platform komunitas Reddit.
Aston Villa menambahkan bahwa sebelum pertandingan melawan Fenerbahçe dimulai, tidak ada tempat yang tersedia untuk para pengguna kursi roda di tempat duduk akses umum. Para pendukung juga ditahan selama lebih dari satu jam setelah peluit akhir dibunyikan, dan Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) telah dihubungi untuk dimintai komentar atas hal ini
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
