
Timnas Jerman tetap ambil bagian di Piala Dunia 2026. (Istimewa)
JawaPos.com–Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) memastikan tim nasional Jerman tetap ambil bagian di Piala Dunia 2026. Kepastian ini disampaikan di tengah munculnya wacana boikot terhadap turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, menyusul dinamika politik yang melibatkan Presiden AS, Donald Trump.
DFB menegaskan sepak bola tidak seharusnya dijadikan alat tarik-menarik kepentingan politik. Federasi menilai Piala Dunia justru memiliki peran penting sebagai ajang pemersatu lintas bangsa dan budaya. Karena itu, opsi boikot dinilai bukan langkah yang tepat dalam konteks olahraga global.
Dalam pernyataannya, DFB menyebut bahwa komite eksekutif telah membahas berbagai kemungkinan terkait situasi terkini, termasuk isu keamanan dan kenyamanan selama turnamen. Namun hasil diskusi mengarah pada satu keputusan Jerman tetap fokus mempersiapkan diri untuk Piala Dunia 2026.
Wacana boikot sebelumnya mencuat setelah Wakil Presiden DFB Oke Gottlich, melontarkan pandangan pribadi mengenai perlunya mempertimbangkan sikap tegas terhadap kebijakan dan pernyataan Trump di tingkat internasional. Pernyataan tersebut memicu perdebatan luas di Jerman, baik di kalangan olahraga maupun publik.
Meski demikian, DFB menegaskan bahwa perbedaan pandangan internal tidak akan mengganggu arah kebijakan federasi. DFB juga menekankan bahwa diskusi strategis seharusnya dilakukan secara internal agar tidak menimbulkan spekulasi berlebihan di ruang publik.
Situasi politik global memang ikut menjadi sorotan menjelang Piala Dunia 2026. Beberapa kebijakan Amerika Serikat dinilai menimbulkan kekhawatiran, terutama terkait akses perjalanan dan keamanan bagi suporter dari berbagai negara.
Isu harga tiket yang tinggi juga menjadi perhatian tersendiri bagi penggemar sepak bola. Namun bagi DFB, fokus utama tetap pada lapangan. Jerman ingin memastikan kehadirannya di Piala Dunia sebagai ajang kompetisi yang sehat dan adil.
Federasi berharap turnamen empat tahunan tersebut bisa menjadi perayaan sepak bola yang damai, baik bagi pemain maupun suporter. Pada fase grup Piala Dunia 2026, Jerman dijadwalkan menghadapi Curacao, Pantai Gading, dan Ekuador di tiga kota berbeda di Amerika Utara. Dengan status sebagai juara dunia empat kali, Die Mannschaft kembali memikul ekspektasi besar untuk tampil sebagai juara.
DFB menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen membawa semangat sportivitas ke Piala Dunia 2026. Bagi Jerman, sepak bola tetap menjadi ruang kebersamaan, bukan panggung konflik.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
