Logo JawaPos
Author avatar - Image
02 Februari 2026, 19.43 WIB

Alvaro Arbeloa Lebih Pilih Mastantuono, Fans Sarankan Rodrygo Pergi dari Real Madrid

Alvaro Arbeloa mencadangkan Rodrygo demi Franco Mastantuono. (ig @realmadrid) - Image

Alvaro Arbeloa mencadangkan Rodrygo demi Franco Mastantuono. (ig @realmadrid)

JawaPos.com–Alvaro Arbeloa kembali membuat keputusan berani yang memancing perdebatan. Dalam kemenangan dramatis Real Madrid 2-1 atas Rayo Vallecano, pelatih asal Spanyol itu memilih tetap menurunkan Franco Mastantuono sebagai starter di posisi sayap kanan.

Pada laga ini, Rodrygo tersedia dan siap bermain, namun harus memulai laga dari bangku cadangan. Pertandingan ini datang di momen krusial bagi Real Madrid. Kekalahan telak 4-2 dari Benfica di Liga Champions tengah pekan lalu membuat Los Blancos berada di bawah tekanan besar.

Situasi semakin rumit setelah Barcelona memperlebar jarak di puncak klasemen La Liga. Kemenangan menjadi harga mati, dan Arbeloa mengambil risiko dengan mempertahankan kepercayaannya pada Mastantuono.

Keputusan itu cukup mengejutkan. Mastantuono tampil kurang meyakinkan saat Madrid bertandang ke markas Benfica, sehingga banyak pihak menduga Rodrygo akan kembali masuk ke starting XI. Namun, Arbeloa memilih sebaliknya, entah karena alasan kebugaran Rodrygo atau pertimbangan taktis.

Yang membuat situasi makin disorot, Mastantuono bahkan tidak menyelesaikan pertandingan. Dia ditarik keluar, tetapi bukan Rodrygo yang masuk menggantikannya. Arbeloa justru memasukkan Gonzalo Garcia.

Penampilan pemain Argentina itu pun jauh dari kata impresif, gagal menyelesaikan satu pun dari tiga percobaan dribel, melakukan dua sentuhan yang tidak efektif, dan hanya memenangkan empat dari tujuh duel.

Rodrygo sendiri sebenarnya sedang berada dalam tren yang cukup baik sebelum cedera. Dia mencetak tiga gol dalam tiga pertandingan, sebelum mengalami masalah fisik usai kekalahan di final Supercopa de Espana.

Keraguan mengenai masa depannya memang sudah sempat muncul sejak musim panas lalu, terutama setelah Dia tak dimainkan dalam ajang Piala Dunia Antarklub. Meski begitu, pemain berusia 25 tahun tersebut sempat kembali menjadi sosok penting di tim.

Itulah mengapa banyak Madridista merasa dia layak menjadi starter, terlebih setelah penampilan Mastantuono yang mengecewakan di Portugal. Dalam laga melawan Rayo Vallecano, Real Madrid sempat unggul lebih dulu lewat Vinicius Junior di babak pertama, sebelum Jorge de Frutos menyamakan kedudukan di babak kedua.

Rodrygo baru dimasukkan pada menit ke-77, saat Arbeloa mencari gol kemenangan. Dia menggantikan Arda Güler dan menjadi pergantian kelima sekaligus terakhir.

Gol penentu akhirnya datang di menit-menit akhir lewat penalti Kylian Mbappe, setelah Rayo bermain dengan sepuluh pemain. Tiga poin pun berhasil diamankan, menjaga harapan Madrid dalam perburuan gelar La Liga.

Namun, kemenangan itu tidak sepenuhnya meredam kekecewaan fans. Keputusan Arbeloa mencadangkan Rodrygo kembali memicu reaksi keras di media sosial.

Melansir The Real Champs, sejumlah pendukung bahkan menyarankan sang pemain untuk meninggalkan klub jika situasinya tak berubah. ”Jika saya adalah Rodrygo, saya akan mengajukan permintaan transfer dan meninggalkan klub di musim panas. Dicadangkan demi Mastantuono adalah penghinaan,” ungkap pendukung Madrid.

Pendapat serupa juga datang dari fans lain yang mempertanyakan keadilan keputusan pelatih.

”Saya ingin melihat Rodrygo bermain sebagai starter hari ini setelah penampilan Mastantuono melawan Benfica. Rodrygo mencetak 3 gol dan 3 assist dalam 6 penampilan terakhirnya sebagai starter. Ini kembali tidak adil baginya."

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore