
Raúl Asencio, bek andalan Real Madrid. (Dok. Instagram/@asencio)
JawaPos.com - Raúl Asencio kembali berada di garis depan pengorbanan. Bek muda Real Madrid itu sudah berminggu-minggu bermain sambil menahan rasa sakit, mempertaruhkan kondisinya demi membantu tim yang tengah krisis di lini pertahanan.
Pemain binaan akademi tersebut diketahui bermain dengan patah tulang tibia, cedera serius yang seharusnya membuatnya menepi selama enam hingga delapan minggu untuk pemulihan total. Namun kenyataan di lapangan jauh dari ideal.
Melansir Defensa Central, situasi darurat di sektor belakang membuat Asencio terus turun ke lapangan, meski risikonya sangat besar.
Asencio sendiri menolak menyerah. Bek asal Kepulauan Canary itu punya satu tujuan besar: terus tampil maksimal bersama Real Madrid sambil menjaga asa untuk mewujudkan mimpi tampil di final Piala Dunia bersama Spanyol.
Target utama: Mestalla, lalu istirahat
Pelatih Real Madrid, Álvaro Arbeloa, menyadari kondisi fisik Asencio yang jauh dari ideal. Namun, ia juga paham betul sang pemain tidak ingin berhenti.
Untuk itu, Arbeloa disebut bekerja secara khusus dengan Asencio agar ia bisa berada dalam kondisi terbaik saat Madrid bertandang ke Mestalla menghadapi Valencia.
Rencananya, Asencio akan dimainkan di laga tersebut, lalu diberi waktu istirahat pada pertandingan berikutnya melawan Real Sociedad dengan catatan Antonio Rüdiger menunjukkan perkembangan positif dan bisa kembali lebih cepat ke tim.
Jika skenario ini berjalan mulus, Asencio diharapkan kembali siap untuk laga penting kontra Benfica di Santiago Bernabéu, pertandingan yang dinilai sangat krusial dalam upaya menyingkirkan tim asuhan José Mourinho.
Menariknya, Asencio sebenarnya bisa mendapat jeda lebih panjang. Ia dipastikan absen di leg pertama Liga Champions melawan Benfica karena sanksi kartu merah yang diterimanya di pertandingan liga terakhir.
Jika ia juga diistirahatkan di laga berikutnya di El Sadar, total waktu istirahatnya bisa mencapai lebih dari dua minggu. Mungkin belum ideal, tetapi jauh lebih baik dibanding terus bermain tanpa jeda.
Arbeloa Angkat Topi
Kondisi Asencio yang terus dipaksakan bermain bahkan sempat membuatnya tak sanggup menyelesaikan pertandingan. Hal itu diungkapkan langsung oleh Arbeloa.
"Asencio tidak bisa melanjutkan pertandingan setelah babak pertama. Dia berusaha keras setiap hari untuk bermain, dia tidak ingin berhenti dan hanya ingin bersama tim, saya hanya bisa berterima kasih kepadanya untuk itu," ujar Arbeloa usai laga melawan Rayo Vallecano.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
