Pelatih anyar Tottenham Hotspur Igor Tudor. (Dok Tottenham Hotspur)
JawaPos.com–Pelatih anyar Tottenham Hotspur Igor Tudor datang dengan kepercayaan diri tinggi di tengah situasi sulit yang membelit timnya. Dia menegaskan keyakinannya bahwa Spurs tidak akan terdegradasi dari Premier League musim ini.
Tottenham Hotspur saat ini berada di peringkat ke-16 klasemen sementara. Mereka hanya unggul lima poin dari zona degradasi dengan 12 pertandingan tersisa di liga Inggris.
Posisi tersebut membuat manajemen klub Tottenham Hotspur mengambil keputusan cepat dengan mengakhiri kerja sama dengan Thomas Frank pada 11 Februari. Igor Tudor kemudian dipercaya untuk membenahi situasi.
Dalam konferensi pers perdana, Igor Tudor menekankan bahwa fokus utamanya adalah kerja keras, bukan sekadar menikmati jabatan baru di klub besar London itu.
”Saya datang ke sini untuk bekerja. Ini klub besar dengan sejarah panjang, tapi sekarang yang dibutuhkan adalah tindakan nyata,” ujar pelatih asal Kroasia tersebut dikutip dari bbc.com.
Menurut dia, persoalan Spurs bukan semata-mata soal taktik atau formasi. Dia lebih menyoroti pentingnya membangun kembali mentalitas tim.
Tudor ingin para pemainnya kembali solid, saling mendukung, dan siap berjuang dalam situasi apa pun. Secara kualitas, dia menilai skuad Tottenham memiliki potensi yang cukup untuk bertahan di kasta tertinggi. Namun konsistensi menjadi pekerjaan rumah besar.
Sejak November, Spurs hanya mampu meraih dua kemenangan dari 17 laga liga. Terakhir kali mereka menang di liga adalah saat menundukkan Crystal Palace 1-0 pada akhir Desember.
Memasuki 2026, performa mereka belum membaik. Dari delapan pertandingan liga yang sudah dimainkan tahun ini, Tottenham hanya mengoleksi empat poin.
Catatan itu tentu menjadi alarm serius bagi tim yang musim lalu juga finis di peringkat ke-17. Tantangan berat langsung menanti Tudor pada laga debutnya. Tottenham dijadwalkan menjamu rival sekota sekaligus pemuncak klasemen, Arsenal.
Derby London Utara tersebut datang di saat yang kurang ideal karena Spurs tengah dilanda krisis cedera. Tudor mengungkapkan ada 10 pemain yang absen, bahkan sesi latihan terakhir hanya diikuti 13 pemain.
Meski begitu, dia tetap optimistis dan yakin 100 persen akan bertahan. Yang terpenting sekarang adalah membangun mentalitas yang tepat.
”Tim ini harus siap berjuang dan menderita bersama,” tegas Igor Tudor.
Dengan sisa 12 pertandingan, Tottenham masih memiliki waktu untuk membalikkan keadaan. Semua kini bergantung pada seberapa cepat Tudor mampu menyatukan tim dan mengangkat performa di momen krusial musim ini.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
