Logo JawaPos
Author avatar - Image
23 Februari 2026, 19.20 WIB

Debut Ternodai dalam Derbi London Utara, Igor Tudor Puji Arsenal Sebagai Tim Terbaik di Dunia

Igor Tudor. (Dok Tottenham Hotspur)

JawaPos.com – Pelatih baru Tottenham Hotspur, Igor Tudor memuji Arsenal sebagai "tim terbaik di dunia" setelah menodai debutnya bersama Spurs dengan mengatakan sang pemimpin klasemen memberi timnya pelajaran berharga dalam kekalahan derbi London utara 4–1.

Dua gol masing-masing dari Eberechi Eze dan Viktor Gyokeres memastikan kemenangan nyaman bagi The Gunners, dengan Randal Kolo Muani memberi Spurs sedikit harapan dengan gol penyeimbang di babak pertama.

Namun setelah menyaksikan tim barunya kalah telak di pertandingan pertamanya sebagai pelatih The Lilywhites sejak menggantikan Thomas Frank yang didepak awal bulan ini, Tudor mengatakan Spurs telah kalah dari tim terbaik dunia.

"Arsenal mungkin adalah tim terbaik di dunia saat ini. Jika kita berpikir hari ini adalah derbi dan kita bisa memberikan sesuatu yang lebih, mentalitas yang lebih baik dan motivasi yang lebih tinggi, kenyataannya ada hal-hal yang tidak bisa diubah dalam 3-4 sesi latihan saja,” katanya.

“Dan itu tidak mungkin. Jadi hari ini (kita) bukanlah tim yang sempurna untuk bermain di pertandingan pertama, tetapi kita membutuhkan sesuatu yang baik dan hari ini menunjukkan kepada saya levelnya.

"Ada kesenjangan besar antara kedua tim, Arsenal terlalu kuat untuk kita. Tetapi menyenangkan untuk memahami di mana kita berada, sebuah pertandingan untuk menunjukkan kenyataan (bahwa level kita berbeda).

"Senang (melihat kekalahan ini) dari satu sudut pandang untuk memahami bahwa kita harus mengubah kebiasaan, mengubah pola pikir. Itu satu-satunya cara untuk berhasil," tambah juru taktik asal Kroasia ini.

Tudor, yang kini memiliki 11 pertandingan liga tersisa untuk menyelamatkan Spurs dari degradasi, mengatakan para pemainnya, yang belum memenangkan satu pun pertandingan liga di tahun 2026.

"(Permainan) tanpa bola, kurangnya kepercayaan diri sangat terlihat (dalam tim ini). Saya sangat sedih, marah, saya merasakan segalanya, tetapi bagus untuk memahami di mana tujuan kita dan untuk menjadi serius.

"Obatnya adalah dengan melihat ke cermin, tetapi saya melihat kemauan dan semangat mereka, jadi saya tidak marah karena mereka tidak melakukannya, tetapi karena mereka tidak mampu melakukannya saat ini," pungkas Tudor.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore